Dukung Wisata Sungai, Dishub Dirikan Dua Halte Air

10
0 Shares

Klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kini membangun dua buah shelter air atau halte di dua titik lokasi. Pembangunan shelter ini diklaim untuk mendukung sarana pariwisata berbasis sungai di Kota Seribu Sungai ini.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Kota Banjarmasin, Erwin Rifansyah, menyebut dua buah shelter yang sedang dibangun itu masing-masing berada di Kelurahan Sungai Lulut – Banjarmasin Timur, dan Kelurahan Sungai Jingah – Banjarmasin Utara.

“Keduanya mulai dibangun pada awal September kemarin,” katanya.

Erwin menjelaskan, pembangunan shelter air yang berada di Kelurahan Sungai Lulut berbentuk huruf T itu menggunakan dana dari APBD Kota Banjarmasin sebesar Rp 197.238.000. Sementara shelter air di Kelurahan Sungai Jingah dibangun dengan bentuk L dengan anggaran sebesar Rp 195.693.000.

Erwin mengungkapkan, kedua bangunan yang saat ini tengah dalam masa pengerjaan itu bukan bangunan liar. Namun merupakan bangunan milik pemko yang dibuat untuk kenyamanan warga pengguna alat transportasi air.

“Nanti warga yang menggunakan perahu atau kelotok yang berjualan di sekitar pasar Sungai Lulut bisa dengan nyaman menyandarkan kelotoknya di sana,” ujarnya.

Erwin menambahkan, kedua shelter tersebut nantinya akan dijadikan salah satu dermaga kelotok wisata yang membawa para wisatawan menyusuri sungai di Kota Banjarmasin dan ke Pasar Terapung. Begitu juga untuk shelter air yang ada di Kelurahan Sungai Jingah.

“Dishub akan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, agar bisa memaksimalkan fungsi dari fasilitas umum milik Pemerintah Kota Seribu Sungai ini. Jika ini selesai, maka dapat menunjang wisatawan dari dermaga siring Menara Pandang,” tambahnya

Meski pembangunannya baru dimulai September tadi, Erwin optimis kedua proyek shelter air tersebut bisa selesai sebelum tanggal 1 Desember 2020.

BACA JUGA :  Dishub Banjarbaru Inten Matangkan Agenda Haul

“Jika sudah selesai, nantinya akan kita koordinasikan kepada pihak kecamatan dan keluruhan setempat untuk mengelola dan merawat shelter air itu. Seperti pengelolaan parkir dan lain sebagainya,” pungkasnya. (sin/klik)

0 Shares
Advnativ