Pemko Diminta Siapkan Dana Penanganan Pasca Banjir

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Sejumlah fasilitas umum, terutama jalan pemukiman, rumah, dan sejumlah jembatan pada wilayah yang terendam air banjir di Kota Banjarmasin, dapat dipastikan mengalami kerusakan.

Sejuah ini, wilayah Kota Banjarmasin seperti kawasan Sungai Andai, Jalan Pramuka, dan Kelayan A, masih terendam dengan ketinggian air bervariasi. Mulai semata kaki hingga lutut. Bahkan, di beberapa pemukiman ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Imbas dari bencana banjir tersebut tidak hanya berdampak ekonomi semata. Namun, banyak fasilitas umum yang mengalami kerusakan, terutama jalan, jembatan, hingga perumahan. Akibat terendam air terlalu lama, aspal jalan akan terkelupas serta jalan yang dari awal rusak, akan semakin rusak.

Menyikapi persoalan yang akan terjadi pasca banjir tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Arufah Arif mengatakan, perlu adanya program penanganan yang bersifat berkelanjutan.

Menurut Arufah, langkah awal adalah dengan menyiapkan dana penanganan pasca banjir, hingga dana bantuan sosial untuk korban banjir yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Kita minta, dari sekarang Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menyiapkan dana penanganan pasca banjir, terutama dana untuk perbaikan jalan dan bantuan rehab rumah yang mengalami kerusakan,” ucapnya.

Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyebutkan, dana yang disiapkan bisa diambil dari anggaran Tanggap Darurat Bencana (TDB). Selain itu, jika memungkinkan, dana penanganan pasca banjir diambil dari anggaran lainnya di tahun 2021.

Tak hanya itu, Arufah meminta Pemko menyiapkan proposal bantuan dana penanganan pasca banjir ke pemerintah pusat. Baik melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Kementrian Sosial (Kemensos).

“Soal ini harus benar-benar dicermati dan disiapkan sedari awal. Agar nantinya penanganan pasca banjir tidak carut marut, dan korban banjir dapat terayomi dengan baik,” sebut Arufah.(sin/klik)

Advnativ