Warga Harapkan Pasar Murah Lebih dari 2 Hari

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
PASAR MURAH- Masyarakat berharap waktu pelaksanaan pasar murah diperpanjang dan titik lokasinya diperbanyak.

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, mengapresiasi kegiatan Pasar Murah menjelang Ramadhan 1442 Hijriah yang dimotori Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dengan menggandeng beberapa instansi terkait, serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Banjar.

Bupati Saidi berharap, Pasar Murah Ramadhan tidak hanya digelar di teras kantor Kecamatan Martapura. Namun juga  di beberapa titik lainya.

“Saya berharap pasar murah ini ditambah lagi titiknya, seperti di Kecamatan Kertak Hanyar dan Simpang Empat, biar adil. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan, karena sebentar lagi memasuki bulan puasa Ramadhan,” ujarnya.

Saidi menilai, Pasar Murah Ramadhan yang digelar selama 2 hari tersebut sebenarnya belum bisa mencukupi kebutuhan barang pokok bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Martapura. Terlebih saat ini perekonomian masyarakat terdampak bencana Covid-19 dan banjir.

“Namun, selain bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, pasar murah ini juga bertujuan untuk memberikan harga barang kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan bukan menjadi saingan pasar tradisional yang ada,” ucapnya.

Dari pantauan klikkalimantan.com di lapangan, ratusan masyarakat rela mengantre dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, agar dapat berbelanja di gelaran Pasar Murah Ramadhan 1442 Hijriah yang dilaksanakan di teras Kantor Kecamatan Martapura. Seperti yang diakui Ella, warga Desa Tanjung Rema, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura.

“Saya berbelanja ke Pasar Murah ini karena harganya lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Seperti gula pasir, kalau di luaran harganya sekitar Rp12.500 per Kg. Kalau di Pasar Murah ini cuma seharga Rp11.000 saja per Kg. Tentunya, dengan harga murah seperti ini sangat membantu kami. Tinggal uangnya saja lagi,” ujarnya.

BACA JUGA :
Wisata Religi Akan Dibuka, Sekda Banjar Pelajari Instruksi Kemendagri

Kendati harga sejumlah barang kebutuhan pokok di gelaran Pasar Murah jauh lebih murah dibandingkan di pasaran, namun Ella menyayangkan waktunya yang hanya 2 hari.

“Sayangnya pasar ini cuman dua hari dilaksanakan. Kalau bisa diperpanjang lagi lah, lebih dari 2 hari. Sehingga masyarakat yang tak sempat berbelanja hari ini dan esok, karena tak punya uang, hari berikutnya masih ada kesempatan berbelanja ke Pasar Murah ini,” harapnya.(Zai/klik)