Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika, Walikota: ‘War On Drug’ Bermakna Keprihatinan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika 2021 dilaksanakan, Senin (28/6/2021). Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, puncak peringatan digelar di Aula Gawi Sabarataan, Balaikota Banjarbaru. ‘Perang Melawan Narkoba (War on Drug) di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersina’, menjadi tema besar diusung tahun ini.

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin hadir pada puncak peringatan. Ada juga Kepala BNN Kota Banjarbaru, Agus Lukito dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru, perwakilan organisasi masyarakat, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Walikota Aditya mengatakan, Indonesia saat ini berstatus darurat narkoba berdasarkan beberapa indikator. Diantaranya; daya rusak narkoba terhadap jaringan syaraf otak, wilayah sebaran narkoba yang telah menyasar ke seluruh pelosok  tanah air, adanya  oknum aparat terjerat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, banyaknya jalur masuk narkoba, dan jaringan internasional yang beroperasi di Indonesia.

‘War On Drug’ yang menjadi tema besar peringatan Hari Anti Narkotika tahun ini, disampaikan walikota bermakna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Sehingga dibutuhkan sebuah gerakan untuk menyadarkan seluruh umat manusia di dunia,” ujarnya.

Dikaitkan dengan visi pembangunan Kota Banjarbaru, yakni  ‘Terwujudnya Kota Banjarbaru Maju, Agamis, dan Sejahtera (JUARA)’, menurutnya permasalahan narkoba bukan tak mungkin menjadi penghambat pembangunan sumber daya manusia.

Label Kota Banjarbaru sebagai pusat pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata, ditambahkan walikota, memiliki tingkat lalu lintas manusia yang sangat tinggi yang membawa serta berbagai kebudayaan yang sangat memungkinkan terjadinya penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya.

“Pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba tentunya bukan semata-mata tanggung jawab dan hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Kota ataupun BNN Kota Banjarbaru saja.  Tetapi ini merupakan tanggung jawab kita bersama karena tantangan kedepan dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba semakin tidaklah ringan,” kata walikota. (to/klik)

BACA JUGA :
Peringatan Maulid Nabi di Sambung Makmur, Bupati: Bukan Hanya Keberkahan Didapat