Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Berangsur Turun

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Lonjakan kasus Corona Virus Disease (Covid-19) kembali terjadi di Indonesia terhitung sejak 2 hingga 27 Juni 2021 lalu.

Kendati secara nasional telah terjadi lonjakan kasus Covid-19, namun di Kabupaten Banjar malah berbanding terbalik atau terjadi penurunan.

Kabar menggembirakan ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banjar, dr Diaduddin, yang sekaligus Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, Senin (28/6/2021).

“Saat ini tidak ada lonjakan kasus di Kabupaten Banjar. Kasusnya cenderung turun, sebagaimana yang terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara keseluruhan,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Kadinkes Banjar yang kerap disapa Dokter Dia mengatakan, kabar baik ini diperkuat berdasarkan laporan seluruh Struktural Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Banjar.

“Saat ini terdata sebanyak 86 orang positif terpapar Covid-19 diisolasi, 4 orang diantaranya tengah dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Sedangkan untuk jumlah total masyarakat yang telah dilakukan vaksinasi tahap pertama terdata sebanyak 27.206 orang. Tahap kedua sebanyak 14.908 orang,” bebernya.

Meskipun tak terjadi lonjakan kasus, Dokter Dia memastikan bahwa GTPP Covid-19 Kabupaten Banjar akan terus melakukan pemantauan, sekaligus melakukan antisipasi agar tak terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

“Berdasarkan arahan Bupati Banjar dan juga Pj Gubernur Kalsel, pejabat saat ini dilarang bepergian keluar daerah, karena dikhawatirkan membawa masuk virus ke daerah kita,” tuturnya.

Dokter Dia pun mengimbau, guna mencegah penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar, masyarakat diharapkan seperti biasanya melaksanakan anjuran untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dan mencegah kerumunan, serta mengikuti vaksinasi.(zai/klik)

 

BACA JUGA :
Dana Hibah Hanya Rp2,5 M, KONI Merasa Tak Cukup Untuk Persiapan Porprov