Proyek Jalan dan Jembatan Lingkar Mataraman Sungai Ulin Terus Berproses

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Proyek pembangunan jalan dan Jembatan Lingkar Mataraman – Sungai Ulin yang direncanakan sejak tahun 2005 silam, dan ditargat rampaung pada 2007 lalu, namun terkendala masalah ganti rugi lahan, ternyata terus berproses.

Setelah masalah lahan berhasil diselesaikan, kini proses pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan Dinas Pekarjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (PUPR Provinsi Kalsel) itu kembali dilanjutkan.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Provinsi Kalsel, M Yasin Toyib, menjelaskan, pada minggu ke-27 periode 16-25 Agustus 2021, pekerjaan potongan bentuk besi di workshop dan lapangan sudah terealisasi 49,38% dari rencana 50,44% dengan deviasi 1,16%(-).

“Hal tersebut berdasarkan laporan mingguan pembangunan Jembatan Mataraman Sungai Ulin, Sungai Mudam, dan Sungai Jingah Habang, dari program pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta pemeliharaan jalan dan jembatan,” ujarnya, Selasa (31/8/2021).

Yasin memaparkan, masa pelaksanaan proyek tersebut selama 300 hari kalender yang dilaksanakan kontraktor PT Salsalbila Oniresh Nusantara.

“Jadi, nama jembatan tersebut, yakni Jembatan Sungai Mudam dan ruas Jalan Mataraman – Sungai Ulin sepanjang 57,280 M dengan lebar 9,00 M. Berdasarkan barchart rencana dan realiasai, Pembangunan 1, yakni Jembatan Sungai Mudam, Pembangunan 2 Jembatan Sungai Jingah Habang dengan panjang 20,32 M, dan ke 3 Box Colvert STA 6+370 (7,20 M) yang sudah selesai dikerjakan,” katanya.
Sedangkan untuk di Desa Mali-Mali, lanjut Yasin, proyek pembangunan masih dilakukan.(zai/klik)

BACA JUGA :
Pengalihan Aset untuk PDAM Intan Banjar