Pemko Canangkan Kuin Kacil Hingga Mantuil jadi Kawasan Wisata

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kini tengah menyiapkan skema pengembangan objek wisata di kawasan Kuin Kacil hingga Mantuil, untuk dijadikan kawasan destinasi wisata berkelanjutan.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ir Sugito Said, penjajakan awal sudah dilakukan Pemko. Yakni menggelar rapat koordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta stakeholder terkait.

“Kita merencanakan kawasan Kuin Kacil hingga Mantuil dijadikan objek wisata berkelanjutan berbasis alamiah. Kita sudah berkoordinasi dengan intansi terkait,” ujarnya, baru-baru tadi.

Sugito menjelaskan, pengembangan pariwisata yang berada di kawasan Kuin Kacil dan Mantuil untuk tahap pengembangan sarana prasarananya akan ditindaklanjuti dengan merencanakan secara matang, agar nantinya wisata tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Harus direncanakan secara matang, agar kawasan itu bisa dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata di kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sementara itu, Kadubpar Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq menyampaikan, masyarakat setempat mendukung penuh program ini. Bahkan mereka ikut berkontribusi dengan menghibahkan tanah mereka untuk dijadikan dermaga hingga toilet umum.

“Beberapa pandangan tentang bagaimana mengembangkan kawasan, terutama di RT 14 yang saat ini masyarakatnya cukup mendukung untuk mengembangkan kawasan wisata berkelanjutan dan wisata yang berbasis alamiah,” ungkapnya.

Ikhsan berharap, dari pariwisata tersebut dapat memperkenalkan bahwa Kota Banjarmasin merupakan kota yang mempunyai keelokan sungai dengan makanan khasnya, dan yang lebih penting yakni wisata alamiahnya.

“Kami ingin mengembangkan itu sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan, dan memberi nilai tambah kepada Kalimatan Selatan. Dalam hal ini kita tidak ingin masyarakat di sana hanya menjadi penonton saja, tetapi juga pelaku aktif yang dapat menggerakan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(sin/klik)