Dinas PUPR Perbaiki Jalan Menteri 4 untuk Antasi Banjir

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera melakukan rehabilitasi ruas Jalan Menteri 4, Kecamatan Martapura, yang kerap terjadi banjir pada musim penghujan, akibat sistem drainase yang tidak berfungsi secar optimal.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan, melalui Jenita selaku Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, mengatakan, pelaksanaan pemeliharaan berkala ruas Jalan Menteri 4 yang akan dilaksanakan CV Analis tersebut akan dilakukan sepanjang 1.737 meter. Dimulai dari Stasiun (STA) 0 (Turunan Jembatan Sungai Paring) menuju STA 1.142. Pengerjaan berupa penanganan aspal yang rusak.

“Kemudian dilanjutkan di ruas jalan selepas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura sampai  pertigaan Jalan Batuah atau di dekat Pasar Sejumput Karangan Putih, dengan pajang kurang lebih 595 meter yang akan dilakukan pekerjaan u-ditch (saluran drainase beton), pelebaran jalan 8 meter, dan pengaspalan,” bebernya, Selasa (12/10/2021).

Jenita menjelaskan, agar pengerjaan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai kontrak
Rp4.037.858.382 ini tak mengganggu aktivitas masyarakat setempat dan penggunaan jalan yang ramai melintas di kawasan tersebut, pihaknya akan mengoptimalkan pelaksanaannya.

“Untuk arus lalulintas akan menjadi 1 arah saja, khususnya di kawasan yang akan dilakukan pengerjaan u-ditch. Kami sudah bersurat ke Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan rekayasa lalulintas,” katanya.

Sebelumnya, perihal serupa pernah diungkapkan Camat Martapura, Muhammad Ramli, usai mengikuti rapat pra sosialisasi rencana pekerjaan perbaikan drainase, jalan, hingga pelebaran Jalan Menteri 4 ini pada 6 Oktober 2021 lalu. Yakni akan dilakukan rekayasa lalulintas.

“Jadi, kita telah membahas apa saja yang harus dilakukan, sebelum dimulainya pengerjaan di kawasan tersebut terlebih dulu. Karena, selain padat penduduk, di sepanjang ruas Jalan Menteri 4 juga padat lalulintas, karena itu diperlukan pengaturan lalulintas,” ujarnya.

Muhammad Ramli sangat berharap, pengerjaan proyek ini dapat berjalan dengan lancar. Sehingga, dapat menyelesaikan pekerjaan selanjutnya.

“Dengan dilakukannya perbaikan ruas Jalan Menteri 4 dengan sistem drainase tertutup, tentunya pengguna jalan akan merasa nyaman, karena jalannya diperlebar. Genangan air dari luapan saluran drainase yang berfungsi optimal saat musim hujan pun teratasi,” tuturnya.

Muhammad Ramli bersyukur, proyek pengerjaan ruas Jalan Menteri 4 akhirnya akan direalisasikan. Mengingat, perbaikan ruas jalan tersebut merupakan usulan masyarakat setempat yang selama ini mengeluhkan terkait kondisi sistem drainase yang tidak berfungsi secara optimal tersebut.

“Memang pengusulan ini sudah lama diajukan, bahkan sebelum saya menjabat sebagai Camat. Namun, karena dampak pandemi Covid-19, pelaksanannya sempat tertunda, sehingga terkait kegiatan yang dilaksanakan Dinas PUPR ini sudah terencana sejak awal,” pungkasnya.(zai/klik)