Lagi, Banjir Kembali Terjadi di Beberapa Desa di Kabupaten Banjar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur beberapa wilayah hulu menyebabkan beberapa desa di daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Banjar kembali banjir.

Bahkan, ketinggian muka air Sungai Martapura yang terus mengalami peningkatan pun dibenarkan salah satu warga Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul yang bermukim tak jauh dari bantaran Sungai Martapura, yakni Ernawati.

“Ketika menjelang magrib (sekitar pukul 18.00 Wita) ketinggian air sudah setara bantaran sungai. Setelah pukul 20.00 Wita, pekarangan rumah saya sudah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 10 cm,” ujarnya pada Selasa (11/1/2022) sekitar pukul 20.00 Wita.

Sedangkan, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar yang diperoleh Klikkalimantan.com melalui Leo Khairunnisa selaku Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD Kabupaten Banjar. Akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Banjar sejak pukul 03.00 Wita dini hari menyebabkan beberapa desa di Kecamatan Sungai Pinang terdampak banjir, yakni Desa Belimbing Lama, Belimbing Baru, Rantau Nangka, dan Desa Rantau Bakula dengan ketinggian bervariasi mulai dari 60cm hingga 100cm. Begitupun dua desa di Kecamatan Pengaron, yakni Desa Tunggul Nangka dan Desa Penyiuran.

Tak ayal, BPBD Kabupaten Banjar langsung mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap kenaikan muka air, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kecamatan yang kerap terdampak banjir, yakni Kecamatan Pengaron, Simpang Empat, Mataraman, Astambul, Martapura, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, hingga Kecamatan Cintapuri Darussalam.

Adapun isi Imbauan tersebut, diantaranya; lokasi titik kumpul evakuasi pengungsian di tingkat kecamatan berada di kantor kecamatan, masyarakat dihimbau agar tetap tenang, tidak panik dan selalu waspada terhadap bencana, mengevakuasi lebih dulu dokumen penting dan berang berharga ketempat yang lebih aman.(zai/klik)

BACA JUGA :
Tumbler untuk Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul