Jembatan Pulau Pingaran Ilir Ambruk

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Jembatan kayu ulin sebagai akses penghubung warga RT03 dengan RT07 Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, yang dihantam tumpukan berbagai meterial yang terbawa derasnya arus luapan air Sungai Riam Kiwa sejak 11 Januari 2022 lalu, akhirnya putus dan ambruk pada Sabtu (15/1/2022) sekitar pukul 06.00 Wita pagi.

Akibatnya, sekitar 140 lebih Kepala Keluarga (KK) yang berada di RT07 Desa Pingaran Ilir yang kerap memanfaatkan jembatan kayu ulin yang lebih dikenal warga setempat dengan sebutan ‘Jembatan Pulau’ tersebut harus mencari akses lain untuk menyeberang ke RT03, yakni memutar melalui Jalan Ahmad Yani menuju jembatan bailey di Desa Pingaran.

“Sebenarnya tumpukan meterial ini sudah dilakukan pembersihan oleh pihak dinas terkait bersama warga setempat. Namun, tumpukan meterial datang lagi terbawa arus air dari Sungai Riam Kiwa. Tak kuat menahan dorongan tumpukan meterial, akhirnya jembatan pun ambruk sekitar pukul 06.00  pagi,” kata Fadilah, warga Desa Pingaran Ilir.

Karena kondisi Jembatan Pulau sudah tidak memungkinkan untuk dilewati masyarakat setempat, papar Fadilah, akses penghubung RT03 dengan RT07 Desa Pingaran Ilir pun terpaksa harus dilakukan penutupan sementara.

“Kami berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan. Karena banyak juga anak-anak sekolah yang memanfaatkan jembatan ini untuk menyeberang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Pingaran Ilir, Ahmad Zaini, menjelaskan, sebelum Jembatan Pulau tersebut ambruk, sekitar pukul 4.30 Wita, meterial yang terbawa arus kembali menumpuk di badan jembatan yang membentang di atas aliran Sungai Martapura.

“Alhamdulillah, saat kejadian tidak ada warga yang melintas. Namun, untuk akses menyeberang warga  sementara ini terpaksa menggunakan perahu kecil atau sampan milik warga masing-masing,” tuturnya.

BACA JUGA :
Polres Banjar Operasionalkan Gedung Graha Endra Dharmalaksana

Besok, lanjut Ahmad Zaini, Bidang Bina Marga dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar bersama Babinsa TNI akan melakukan pembongkaran konstruksi badan jembatan sepenuhnya.

Pasca mendapat informasi ambruknya jembatan Pulau Pingaran Ilir, Bidang Bina Marga dari Dinas PUPR, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, bersama Koramil pun langsung meninjau ke lokasi kejadian.(zai/klik)