Soal Amplop Coklat, Ahmad Rizanie Anshari Mengaku Tak Tahu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
MENDADAK: Suasana sidang paripurna mendadak berubah usai beredarnya amplop berwarna coklat.

Klikalimantan, Martapura – Heboh dibagikannya amplop ukuran sedang berwarna coklat, disaat break Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan tentang Pembentukan Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Banjar (6/4/2022), menyisakan tanda Tanya.

Salah satu anggota dewan Mardani yang terpantau tengah menerima dan menyelipkan amplop ke dalam laci meja, tidak berkomentar banyak saat ditanya terkait perihal tersebut.

“Tanyakan saja ke ketua, Om Riza,” sahut salah satu politisi Fraksi Nasdem sembari berlalu meninggalkan wartawan, usai rapat paripurna.

Seperti diketahui, pada saat skors kedua Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan AKD dan Pembentukan Pansus LKPJ DPRD Banjar dengan rentang waktu 10 menit, beberapa orang anggota dewan pun dikagetkan dengan kemunculan seorang pria.

Kemudian pria yang membawa tas jinjing berwarna kuning keemasan membagi ke sejumlah amplop besar berwarna coklat kepada beberapa anggota dewan. Sejumlah anggota yang kebagian amplop yang diduga berisi sejumlah uang tersebut pun langsung menerimanya, dan bergegas menyimpannya.

Dikonfirmasi terkait perihal pembagian sejumlah amplop tersebut, Ahmad Rizanie Anshari selaku Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banjar mengaku tidak mengetahuinya. Karena saat itu dirinya berada didepan memimpin gelaran rapat paripurna didampingi dua orang pimpinan lainnya, yakni Wakil Ketua I DPRD H Agus Maulana dan Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Zaky Hafizie hingga dirampungkan pukul 16.00 Wita.

“Saya tidak tahu kalau ada pembagian amplop saat skors rapat paripurna, karena saya berada di depan. Bahkan saya tidak tahu amplop tersebut isinya apa? Akan kita panggil dan kita cek kepada yang bersangkutan terkait amplop tersebut,” ujarnya kepada sejumlah awak media pada, Rabu (6/4/2022).(zai/klik)

BACA JUGA :
Agenda Kunker DPRD Kabupaten Banjar di Masa Normal Baru, Rofiqi: Saya Tak Dapat Melarang