Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Wadai Ramadhan, Disbudparpora Buka Portal Jalan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Tanggapi keluhan pedagang di Pasar Wadai Ramadhan yang mengeluhkan sepi pembeli akibat akses masuk di portal, dan berbagai faktor lainnya, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Banjar hari ini (Minggu, 10/4/2022) membuka portal Jalan Kenanga yang menjadi pusat kegiatan. 

Pembukaan portal Jalan Kenanga, samping Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura sebagai pusat kegiatan Pasar Wadai Ramadhan pun disambut antusias puluhan pedagang. 

Bahkan, dari pantauan klikkalimantan.com di lokasi, event tahunan yang dimotori Disbudparpora tersebut mulai tampak ramai didatangi pengunjung dibanding hari sebelumnya. Terlebih, pengendara roda dua sudah boleh melintasi kawasan Pasar Wadai Ramadhan dengan hati-hati, dan bisa memilih area parkir yang dijaga juru parkir berbayar.

“Alhamdulillah, hari ini mulai banyak pengunjung berdatangan,” ujar salah satu pedagang di Pasar Wadai Ramadhan, yakni Maya.

Pedagang lainnya, yakni Nursiah, mengungkapkan hal serupa. Mengingat, sebelum portal jalan dibuka, pasar wadai ini sepi pembeli.

“Tolong bilangin ke pimpinan, supaya jalan jangan lagi ditutup lagi. Kalau bisa, jangan ada parkir yang berbayar atau digratiskan saja, agar pengunjung tak mengeluarkan uang lebih sebesar Rp3.000 yang dikeluhkan pengunjung,” harapnya.

Di tempat yang sama, saat memantau kegiatan Pasar Wadai Ramadhan, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudparpora Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti, mengaku pihaknya selalu siap menerima kritikan dan masukan sebagai bahan evaluasi.

“Niat awalnya penutupan jalan itu untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung. Namun dengan adanya keluhan para pedagang, kami lakukan evaluasi dan koordinasi bersama pimpinan,” jelasnya.

Tisnohadi Harimurti melanjutkan, agar para pedagang dapat menambah penghasilannya, Disbudparpora menyarankan agar pedagang menambah waktu berjualannya hingga malam hari.

“Makanya, untuk mendukung itu, dan memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli dalam transaksi jual beli, kami pasangkan 14 unit bohlam lampu untuk memberikan penerangan pada tenda pedagang,” ungkapnya.

Guna meramaikan gelaran Pasar Wadai Ramadhan, sejumlah karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar pun disarankan berbelanja di Pasar Wadai Ramadhan dengan sukarela.(zai/klik)

 

BACA JUGA :
Paman Birin Pecinta Alquran