Cipayung Plus Demo Pemko Banjarbaru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
LESEHAN : Para peserta unjuk rasa lesehan bersama di atas badan jalan depan Balaikota Pemko Banjarbaru. (kus/klik)

Klikkalimantan.com, BANJARBARU – Kantor balai Kota Banjarbaru hari ini Senin, 18 April 2022, kedatangan tamu istimewa. Mereka adalah Cipayung Plus Kota Banjarbaru yang datang dengan sejumlah tuntutan.

Sekadar informasi, Cipayung Plus merupakan kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) yang keberadaannya tersebar di seluruh Indonesia. Cipayung Plus sendiri terdiri dari PB HMI, PB PMII, PP PMKRI, DPP GMNI, DPP IMM, PP GMKI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, PP KAMMI, LMND  dan PP PII.

Sebelum melaksanakan aksi unjuk rasa, puluhan aktivits Cipayung Plus terlebih dahulu memulai orasi di halaman Museum Lambung Mangkurat. Usai di sana meeka pun bergeser ke depan Balai kota Banjarbaru.

Koordinator Lapangan Korlap Pelaksana Aksi, Krisna Aryaguna mengatakan, beberapa isu yang menjadi sorotan mereka. Diantaranya kenaikan dan kelangkaan bahan pokok, kenaikan bahan bakar minyak (BBM), kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen dan wacana masa jabatan presiden 3 periode.

Selain isu nasional ada juga isue daerah yang mereka menyoroti. Diantaranya soal parkir liar di wilayah Kota Banjarbaru. Ada juga dana hibah KONI Kota Banjarbaru, hingga masalah banjir yang terjadi di wilayah Kota Banjarbaru.

Krisna Aryaguna menambahkan, aksi yang dilaksanakan hari ini bukan demo anarkis melainkan konsolidasi akbar antara Cipayung Plus Banjarbaru dengan pemerintah.

Aksi unjuk rasa yang lebih banyak aparat pengamannya tersebut dilaksanakan dengan sangat tertib dan santun. Para mahasiswa berbaris di badan jalan depan Balai Kota Walikota Banjarbaru. Panji-panji sejumlah organisasi mahasiswa tergenggam erat di tangan sejumlah aktifis.

Selain panji-panji organisasi, mereka juga membentang spanduk-spanduk bertuliskan nada-nada perjuangan.

Sementara arapat kepolisian berdiri berjejer dengan sigap siaga di depan kantor walikota.

BACA JUGA :
Dinas Perdagangan Kalsel Tinjau Lokasi Pasar Saring Sungai Bubu

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin, Wawalikota Banjarbaru, Wartono, didampingi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara humanis menerima para pengunjuk rasa.

Bahkan para pejabat tersebut lesehan duduk bersama di badan jalan beraspal dengan mahasiswa di tengah teriknya sinar matahari. Mereka pun tampak mendengarkan aspirasi mereka serta, tuntutan-tuntutan yang diajukan Mahasiswa.

Setelah aksi berlangsung sekitar satu jam akhirnya ada kesepakatan yang terjadi. Pemko Banjarbaru menyetujui tuntutan yang mereka ajukan. Dalam hal ini, semua aspirasi mahasiswa diterima oleh Pemko Banjarbaru.

“Alhamdulillah, semua tuntutan disetujui oleh pemko. Dan kami tuntunggu 7 kali 24 jam, untuk direalisasikan, kami akan pantau terus selama perjalanannya,” ungkap Krisna Aryaguna, Koordinator Lapangan Aksi kepada sejumlah awak media usai aksi.

Sementara itu, Wartono, Wakil Walikota Banjarbaru mengatakan bahwa tetap memilah mana yang kewenangan pusat, dan kewenangan kota.

“Jadi hari ini mulai pagi tadi dari adik-adik Cipayung Plus, melakukan aksi demo di depan Balai Kota yang isinya adalah ingin menuntut, yang sebenarnya bukam hanya isu kota, tapi juga isu nasional,” ungkap Wartono, usai aksi demo selesai.

Termasuk juga tentang jaminan pangan wilayah Kota Banjarbaru, dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan bahwa 6 bulan ke depan ketersediaan pangan masih aman.(kus/klik)