Konser Dangdut Usai MTQ, Ketua Umum Pelaksanaan Mohon Maaf

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Pelaksanaan MTQ yang ditutup dengan acara joget

Klikkalimantan.com, MARTAPURA – Viral video konser musik dangdut pada gelaran penutupan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XLV Tingkat Kabupaten Banjar pada 15 Juni 2022 sekitar pukul 23.30 Wita, Agus Hidayat selaku Ketua Umum Pelaksana MTQ di Kecamatan Mataraman mohon maaf.

Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Agus Hidayat yang menjabat sebagai definitif Camat Mataraman, usai melakukan pertemuan internal dengan Lembaga Pengembangan Tilawah Qur’an (LPTQ) Kabupaten Banjar, Kamis (16/6/2022).

“Saya sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. Karena bagaimanapun lokasi kejadiannya di panggung utama MTQ XLV Tingkat Kabupaten Banjar yang baru selesai ditutup,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Agus Hidayat menjelaskan, setelah kegiatan selesai, dirinya sibuk membantu peserta MTQ terbaik 2 dan 3 yang tertukar trofi pila, dan tidak sesuai dengan SK yang ditetapkan dewan hakim.

“Pada saat kejadian, saya pun langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Mataraman. Kemudian saat lagu kedua, saya meminta kepada penyedia panggung dan petugas sound system untuk menghentikannya. Karena kejadiannya spontan, kami pun tidak bisa mengawasinya, dan kami memohon maaf atas kejadian ini, karena hal ini diluar kemampuan kami,” tuturnya.

Menanggapi atas kejadian konser musik dangdut remix berjudul ‘Bara Bara Bere Bere’ yang tidak sepantasnya digelar di atas panggung penyelenggaraan MTQ yang baru purna tersebut, H Masruri selaku Ketua LPTQ Kabupaten Banjar pun sangat menyayangkannya. Terlebih, beberapa bulan ke depan Kabupaten Banjar akan menjadi salah satu venue penyelenggaraan MTQ Nasional.

“Tentunya peristiwa ini menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi kita, sehingga dalam pelaksanaanya MTQ kedepannya kita akan lebih berhati-hati lagi. Hal ini menjadi suatu pembelajaran yang berharga bagi kita, untuk menjadi lebih baik,” ucapnya.

BACA JUGA :
Dari Sidak Kafe D’Legend, ‘Presisi’ Kepolisian di Kota Banjarbaru Dipertaruhkan

Masruri yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Banjar mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah video konser dangdut di panggung MTQ beredar.

“Karena usai Wakil Bupati Kabupaten Banjar Habib Idrus Al Habsyie menyerahkan tropi piala kepada kafilah, kegiatan MTQ sudah ditutup,” pungkasnya.(zai/klik)