Pemko Diminta Serius Tangani Jaringan Drainase

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Afrizaldi

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Entah lantaran terjadinya hujan yang bersamaan dengan air sungai sedang pasang, atau memang saluran drainase tidak berfungsi dengan baik, sejumlah jalan di Banjarmasin masih saja kerap tergenang.

Meski Pemerintah Kota (Pemkot) sudah melakukan beberapa upaya pembenahan drainase, nyatanya genangan pada beberapa juas jalan di Banjarmasin masih saja terjadi.

Melihat kondisi seperti ini, Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Afrizaldi, menilai penyebab utamanya yakni sistem drainase yang saat ini jaringannya tidak terkoneksi dengan baik. Menurutnya, ada beberapa jaringan drainase tersumbat dan tidak terurus.

“Inilah yang menjadi PR bagi PUPR Bidang Drainase, agar lebih fokus kepada perawatan. Sebagus apa pun kita membangun jalan, selama drainase itu tidak terawat dan tidak terkoneksi dengan baik, pastinya akan terjadi genangan,” tegasnya.

Afrizal mengatakan, saat pembahasan KUA-PPAS 2022 beberapa waktu lalu, sudah disampaikan bahwa anggaran untuk jalan itu harus berimbang dengan anggaran drainase.

“Misalnya membangun jalan 10 km, anggaran drainase juga harus 10 km. Tidak seperti saat ini,” katanya.

Tak hanya itu, sambung politisi PAN ini, pemerintah juga harus gencar memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menyalahgunakan drainase yang diatasnya trotoar dijadikan area parkir, terutama kendaraan bermuatan besar.

“Tidak sedikit saluran drainase kita yang rusak akibat dimanfaatkan sebagai parkir kendaraan,” sebutnya.

Oleh karena itu, Afrizal meminta SKPD terkait untuk lebih fokus dan serius dalam melakukan pembenahan drainase, agar seluruh jalan di Banjarmasin tidak lagi terjadi genangan.(sin/klik)

BACA JUGA :
Dewan Menilai Normalisasi Sungai Banjarmasin Alami Kemunduran