Tak Sesuai Peruntukan, DKUMPP Banjar Sidak Kios Pengecer dan Restoran Pakai LPG 3 Kg

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Banyaknya keluhan masyarakat ikhwal mahalnya harga gas LPG 3 Kg, mencapai Rp50.000, direspon cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar dilaksanakan inspeksi mendadak (sidak).

Bersama Tim Satgas Pangan Polres Banjar, DKUMPP melalui Bidang Perdagangan melakukan sidak di sejumlah restoran yang masih menggunakan LPG 3 Kg di wilayah Inderasari, Kecamatan Martapura, Jumat (29/7/2022).

Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Barang Pokok dan Penting, Eka Yustinawati, bersamaan sidak juga dilakukan penukaran tabung. “Kami juga melakukan trade in tabung 3 Kg ke tabung 5,5 Kg di lokasi sidak,” ujarnya.

Dikatakan Eka, sidak sekaligus trade in tabung dilakukan di sejumlah restoran dan warung makan yang masih menggunakan gas LPG 3 Kg. “ Tadi ada 46 tabung LPG 3 Kg yang ditukarkan dengan 23 tabung pink 5,5 Kg.

Sidak restoran dan rumah makan yang masih menggunakan LPG 3 kg, menurut Eka dilakukan lantaran tidak sesuai peruntukan. Pasalnya LPG 3 Kg hanya untuk para pelaku UMKM, nelayan, dan masyarakat ini.

Tak sesuai peruntukan ini pula, lanjutnya, menjadi salah satu penyebab harga LPG 3 Kg mencapai Rp50.000. Yang juga menjadi penyebab mahalnya harga, Karena ternyata ta sedikit tabung LPG 3 Kg yang beredar di tingkat eceran berasal dari luar Kabupaten Banjar.

“Untuk Kabupaten Banjar, tutup tabungnya hijau, tapi yang beredar banyak tutup yang warna putih, merah, dan kuning.  Ini juga salah satu faktor mahalnya harga di eceran karena sudah tangan ketiga,” kata Eka. (to/klik)

BACA JUGA :
Dewan Usulkan Perubahan Dua Raperda Propemperda Kota Banjarbaru