PLTU Kalselteng 2 Unit 1 di Tanah Laut Berhasil Backfeeding

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, PELAIHARI – Mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan interkoneksi antara Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4) sebagai direksi pekerjaan kawal penyelesaian pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kalselteng 2 yang berkapasitas 2×100 megawatt (MW). Hal tersebut dibuktikan dengan berhasilnya pelaksanaan backfeeding Unit 1 dengan baik pada 31 Juli 2022.

Backfeeding merupakan salah satu milestone penting dalam pembangunan pembangkit listrik, dimana saat pengujian diberikan tegangan listrik untuk energize Generator Step Up Transformer 1 dan Unit Auxiliary Transformer Unit 1. Berhasilnya pelaksanaan energize tersebut ditandai dengan terbitnya Rekomendasi Teknik Pusat Listrik laik untuk pemberian tegangan dan percobaan Pembebanan.

General Manager PLN UIP KLT, Josua Simanungkalit menyampaikan, proses backfeeding ini menandakan bahwa PLTU telah menerima tegangan pertama dari sistem transmisi 150 kV sistem Kalseltengtim melalui Gardu Induk PLTU Kalselteng 2 150 kV Bay Generator Transformer unit 1. Polanya, melalui memanfaatkan tegangan tinggi yang ditransmisikan dari sistem tegangan tinggi Kalseltengtim, kemudian di salurkan sampai dengan sistem medium voltage (MV) 6 kV sisi pembangkit PLTU Kalselteng 2.

Keberhasilan pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting proses penyelesaian pembangunan PLTU Kalselteng 2 2×100 MW yang berada di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

“Capaian ini menjadi sangat penting dan krusial karena tujuan dilaksanakannya backfeeding ini adalah untuk kelanjutan pelaksanaan pengujian individual sub system dan sistem terhadap peralatan yang ada di pembangkit tersebut.,” kata Josua.

Josua menjelaskan juga secara teknis, bahwa tahapan berikutnya setelah capaian proses saat ini adalah first boiler firing yang merupakan kegiatan percobaan pembakaran pertama burner pada boiler PLTU dengan menggunakan bahan bakar minyak high speed diesel (HSD), di mana aktivitas pembakaran akan digunakan untuk menghasilkan uap di boiler. Selanjutnya, tahapan awal ini akan digunakan untuk membersihkan saluran pipa uap atau steam blow, sampai kualitas uap bersih sebelum akhirnya masuk ke turbin. Targetnya Unit 1 dilaksanakan pada 2 Mei 2023.

BACA JUGA :
Samping Ruas Jalan Desa Dalam Pagar Runtuh, Camat Martapura Timur Harapkan Segera Dilakukan Perbaikan

PLN UIP KLT saat ini sedang dan terus menggenjot proses penyelesaian pekerjaan pembangunan PLTU ini, dengan tantangan teknis dan nonteknisnya,  “Saat ini progresnya telah mencapai 87,33% dan kami masih optimis untuk menyelesaikannya dengan kerjasama dari berbagai pihak yang terlibat baik internal PLN maupun eksternal,” tambah Josua.

Dengan sistem interkoneksi, PLTU Kalselteng 2 ini memiliki peranan penting yaitu menjadi salah satu pembangkit yang akan menopang beban daya pada sistem kelistrik Kaltim-Kalsel-Kelteng. Sehingga dibutuhkan sistem kelistrikan yang andal dan mencukupi seluruh kebutuhan daya energi listrik, dimana hal tersebut merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang peningkatan atau pertumbuhan iklim investasi di daerah.

“Nantinya jika sistem kelistrikan semakin andal, kami yakin bahwa daerah sekitar semakin berkembang sehingga ekonomi daerah juga semakin meningkat. Dimana saat ini sudah dapat dilihat dengan masuknya para investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di Pulau Kalimantan. PLN siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Josua (*)