Bappedalitbang Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan DMSF Program YESS tahap II

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar, melalui Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam melaksanakan rapat koordinasi (rakor) terkait persiapan pelaksanaan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) Program YESS tahap II 2022, Kamis (22/09/2022).

Bertempat di ruang Sekretaris Bappedalitbang, Hanafi rapat didampingi Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Santi Nurlaela dan dihadiri Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Program YESS, Mobilizer, FA (Financial Advisor), Liaison Officer/Koordinator Kabupaten Banjar dari Sekolah Menengah Kejuruan – Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru .

Dalam pertemuan tersebut, PPIU Program YESS Kabupaten Banjar memaparkan progres pelaksanaan program YESS yang sudah berjalan. Diantaranya program pelatihan wirausaha dan permagangan bersetifikat. Program permagangan merupakan salah satu bagian dari proses program regenerasi petani yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI untuk menghasilkan wirausaha muda bidang pertanian sebagai tenaga kerja yang kompeten maupun berwira usaha dibidang pertanian.

Calon penerima manfaat program YESS Kabupaten Banjar per tanggal 13 September 2022  tercatat 4.700 orang terdiri dari 3.093 laki-laki dan 1.607 perempuan. Jumlah kegiatan pelatihan wirausaha pemula Program YESS 2022 sebanyak 66 peserta  tediri dari 3 kegiatan pelatihan yaitu : pelatihan dan pengolahan cabai, pelatihan peternakan itik, pelatihan digital marketing dan desain kemasan.

Jumlah peserta kegiatan pemagangan besertifikat Program YESS 2022 sebanyak 14 orang terdiri dari 12 laki –laki dan 2 perempuan dan tersebar di 4 tempat magang antarnaya CV. Anugrah Tiga Putra di Banjarbaru, P4S Patra Mandiri di Kabupaten Banjar, PT Buana Karya Bhakti dan PT Simbolis Karya Agroindustri di Kabupaten Tanah Bumbu. (to/klik)

BACA JUGA :
Pembangunan Gedung Instalasi Farmasi Belum Miliki IMB, Nyoman: Kelalaian Dinas dan Pelaksana Proyek