Shalawatan dan Tausyiah Kembali Digelar di Alam Roh Kiram

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
TAUSIYAH-Guru Jaro saat memberikan tausiyah di Bumi Shalawat Alam Roh 88 Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.(adpim/klik)

klikkalimantan.com, MARTAPURA-Suasana penuh keberkahan kembali menyelimuti Bumi Shalawat Alam Roh 88 Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (23/5/24), malam.

Soalnya, shalawatan dan tausiyah rutin kembali digelar oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, biasa disapa Paman Birin. Acara keagamaan tersebut, tak hanya dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, tetapi juga Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kadis Kesehatan Kalsel, Hj Raudatul Jannah, Tenaga Ahli Gubernur, Noor Aidi, ASN Pemprov Kalsel, tokoh masyarakat, para habaib, dan alim ulama.

Setiap pertengahan bulan hijriah, acara shalawatan dan tausiah ini selalu menghadirkan para ulama dari berbagai daerah, bahkan dari luar Kalsel. Namun kali ini, acara ini menghadirkan Tuan Guru Haji (TGH) Ahmad Sanusi Ibrahim, akrab disapa Guru Jaro sebagai penceramah.

Tapi, sebelum tausiah dimulai, jemaah terlebih dahulu berkumpul untuk melaksanakan shalat isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan syair maulid habsyi yang diringi dengan lantunan marawis dan hadrah. Setelah itu, pembacaan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh qoriah terbaik MTQ antar bangsa tahun 2023, Ramadhan Najwa.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah mengatakan, betapa pentingnya kegiatan shalawatan dan tausiyah ini sebagai upaya Pemprov Kalsel dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat, terutama ASN di bidang keagamaan.

“Pemprov Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama dalam hal keagamaan. Kegiatan seperti shalawatan dan tausiah ini menjadi salah satu sarana untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Faried.

Disebutkan Faried, bahwa acara ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga untuk menyambung tali silaturahmi antara warga, ASN Pemprov Kalsel, dan para ulama di Kalsel.

“Selain sebagai wadah pembinaan keagamaan, acara ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara warga, sehingga tercipta keharmonisan dan kerukunan di tengah masyarakat,” tambah Faried.

BACA JUGA :
Pemprov Kalsel Beri Penghargaan Kabupaten/Kota Terbaik Penurunan Stunting dan Germas Awards 2022

Di dalam tausiyahnya, TGH Ahmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro menuturkan,  sebuah tempat dikenal bernama Raudhah, yakni tempat yang paling mustajab untuk berdoa.

“Antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman surga.” (H.R. Bukhari dan Muslim). Lalu, sahabat Nabi Muhammad Saw bertanya, apakah ada tempat lain selain Raudhah, Nabi pun menjawab, ‘Yaitu tempat orang berdzikir, maka tempat itu adalah Raudhah,’” terang Guru Jaro.

Melanjutkan hal tersebut, Guru Jaro menyatakan bahwa malam ini, Alam Roh 88 laksana Raudhah. “Begitupun malam ini, di tempat ini, Bumi Sholawat Alam Roh laksana Raudhah,” kata Guru Jaro.(pr/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top