Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dengan Mendagri Tito Karnavian

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
DARING-Kadis Perdagangan Kalsel, Sulkan bersama jajaran saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus penanggulangan KLB polio melalui daring di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri di Jakarta.(adpim/klik)

klikkalimantan.com, BANJARBARU-Kadis Perdagangan Kalsel, Sulkan menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio melalui daring di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (24/6/24).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, saat memimpin Rakor mengapresiasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam mengendalikan laju inflasi. Apalagi, kinerja TPID telah mendapatkan penghargaan dari Presiden RI, Jokowi pada Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024, yang berlangsung di Istana Negara Jakarta, 14 Juni 2024 lalu.

Oleh sebab itu, pada Rakor pengendalian inflasi, Tito mengapresisasi Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atas keberhasilan Provinsi Kalsel meraih TPID Award 2024 tersebut. Bersama Kalsel, ada beberapa TPID yang menerima penghargaan untuk tingkat provinsi, seperti Kepulauan Riau, Jateng, Sulteng, dan NTB.

“Saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan yang telah mendapatkan penghargaan langsung dari Bapak Presiden di Istana. Saya harap ini menjadi pemicu bagi rekan-rekan yang belum mendapatkan penghargaan tersebut,” kata Tito.

Dituturkan Tito, capaian kinerja tersebut menunjukkan bahwa Rakor Pengendalian Inflasi Daerah berdampak baik terhadap pengendalian inflasi. Buktinya, Presiden Jokowi pun mengapresiasi rapat yang berlangsung mingguan ini.

“Untuk laju inflasi sangat dinamis, dan sekarang-per Mei 2024 berada pada angka 2,84 persen. Namun, Beliau cukup senang dengan capaian itu,” ujar Tito.

Kadis Perdagangan Kalsel, Sulkan menyampaikan agar para pemangku kepentingan di daerah agar terus memantau perkembangan di lapangan, sehingga hal tersebut bisa menekan angka inflasi di Kalsel.

“Hingga sekarang inflasi masih terkendali di Kalsel. Namun, harga-harga bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, jagung dan yang lain harus terus dipantau, terlebih pasca liburan hari raya Idul Adha 1445 H lalu,” imbuh Sulkan.(pr/klik)

BACA JUGA :
Sekda: Deviden PTAM Intan Banjar Datang Saat Tepat

 

Berita Terbaru

Scroll to Top