Tarik Minat Pedagang, Perumda PBB Gratiskan Sewa Tempat di KWK Barokah Martapura

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar, Rusdiansyah, melalui Gusti Andreansyah selaku Kabag Humas, Selasa (25/6/2024).

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Untuk menarik minat pedagang kuliner agar berjualan di Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Barokah Martapura, Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar meluncurkan program gratis sewa tempat selama satu tahun.

Upaya tersebut dilakukan Perumda PBB Kabupaten Banjar selaku pilot pasar, agar bak berjualan berukuran 2,5mX3m persegi yang kosong pasca ditinggalkan pedagang sebelumnya dapat terisi semua. Mengingat, dari total 64 unit bak berjualan, terdata sekitar 20 unit bak yang masih kosong.

“Jadi selama satu tahun sewa tempatnya gratis, dan hanya dipungut biaya sebesar Rp8.000 untuk retribusi kebersihan, ketertiban, dan lainnya,” ujar Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar, Rusdiansyah, melalui Gusti Andreansyah selaku Kabag Humas, Selasa (25/6/2024).

Gusti Andreansyah mengakui program gratis sewa tempat di KWK Barokah Martapura yang berada di samping ruas Jalan Sukarami sudah kedua kalinya dilakukan, sejak KWK Barokah diresmikan pada 27 Februari 2020 silam.

“Pengumuman gratis sewa tempat selama satu tahun ini akan berakhir pada akhir tahun nanti. Kalau pun masih ada tempat yang belum terisi nantinya, tentunya akan dirapatkan lagi bersama pihak manajemen untuk langkah selanjutnya,” ucapnya.

Penyebab banyaknya bak berjualan yang kosong di KWK Barokah Martapura dikarenakan beberapa factor. Diantaranya karena sepi pembeli, dampak pandemi Covid-19 pada awal 2020. Serta gangguan dari keberadaan anak gelandangan yang kerap menghirup lem Fox yang mengandung bahan berbahaya, yakni  Lysergic Acid Diethilamide (LSD), dan pengamen yang masih berkeliaran di kawasan tersebut.

Padahal, aksi penertiban sudah pernah dilakukan jajaran Kepolisian Polres Banjar pada pertengahan Mei 2024 lalu. Bahkan, Perumda PBB juga sudah melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Banjar selaku penegak Peraturan Daerah (Perda) agar melakukan penertiban.(zai/klik)

BACA JUGA :
Sandiaga Uno Dukung Santripreneur Camp Pertama

 

Berita Terbaru

Scroll to Top