klikkalimantan.com – Sekitar 23.988 tim relawan terdiri dari berbagai unsur siap kawal kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan Haul Akbar ke-15 Syekh Muhmammad Zaini bin Abdul Ghani yang masyhur disapa Abah Guru Sekumpul pada, 29 Februari – 1 Maret 2020 mendatang.

Menurut Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo, sebanyak 23.988 tim relawan Haul ke- 15 Abah Guru Sekumpul yang diterjunkan tersebut, terdiri dari 150 orang petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), 1.100 orang petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes), 170 orang petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), 25 orang dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 550 orang petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Damkar, dan 20 orang petugas dari Senkom mitra Polisi, serta 21.000 relawan haul.

“Kami pun siap melakukan pengamanan dengan menerjunkan petugas pasukan pengamanan (PAM) Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul sebanyak 1.348 orang persnonil, 573 orang personil dari jajaran Polres Banjar, dan 775 orang personil dari jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Jadi, ada sekitar 23.988 orang petugas yang siap mendukung kelancaran pelaksanaan haul,” ujar Kapolres Banjar kepada sejumlah awak media, Senin (3/2/2020).

Usai memimpin gelaran ‘Rapat Koordinasi Pengamanan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul di Aula Tribrata Polres Banjar, Koko pun menambahkan, sebanyak 1.348 orang persnonil PAM Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul tersebut akan disebar kebeberapa titik yang sudah ditentukan baik, di jalur darat dan jalur sungai.

“Meraka akan menyebar dan bertugas selama tiga hari terhitung sejak pagi H-1, H puncak kegiatan, dan H+2 paska kegiatan haul bekerjasama dengan tim relawan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul,” ucapnya.

BACA JUGA :  H-1 Haul ke-15 Guru Sekumpul Sejumlah Ruas Jalan Mulai Dipadati Jamaah

Serta, Koko pun mengimbau kepada seluruh jamaah yang akan datang menghadiri Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul, agar menggunakan sitekernya guna meminimalisir kecamatan, dan memudahkan untuk penempatan area parkir.

“Kalau stiker merah diperuntukan bagi jamaah yang datang dari jalur Banjarmasin, Palangkaraya, Kalimantan Barat. Sedangkan stiker warna biru diperuntukan bagi jamaah yang datang dari jalur Hulu Sungai seperti; Negara, Amuntai, Kalua, Pasar Panas, Tamiyang Ampah, Maura Teweh, Buntok via alternatif jalur kiri. Sedangkan, untuk jamaah yang datang dari Kalimantan Timur, Tabalong, Balangan, Barabai, Kandangan, Tapin via jalur utama,” jelasnya.

Dikatakan Koko, begitupun untuk jamaah yang datang dari jalur Kaltim, Grogot, Kotabaru, Batu Licin, Pelaihari untuk jalur alternatif kanan menggunakan stiker kuning.(zai/klik)