Ini Pesan Dewan Kepada Pemerintah Soal Harga Pokok Selama Pandemi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Tugiatno, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin

klikkalimantan.com – Pemerintah daerah diingatkan agar tidak hanya fokus dalam penanganan virus Covid-19. Permasalahan ekonomi, terutama harga dan kebutuhan pangan juga tetap menjadi perhatian serius dari pemerintah.

Pesan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno. Kepada media politisi muda ini mengatakan banyak imbas yang timbul akibat pandemi virus Corona berkepanjangan ini.

Yang paling terdampak yakni masyarakat. Dimana, kebutuhan ekonomi cenderung meningkat. Harga kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan stagnan.

“Akibat pandemi Covid-19 ini, Ekonimi masyarakat yang paling terdampak. Harga mengalami kenaikan, beberapa komoditi pokok naik dan harga tidak turun-turun,” ucap Tugiatno.

Ia memaklumi, kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terlepas dari kebijakan beberapa daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akibatnya distribusi kebutuhan pokok tersendat.

“Tapi ini hanya sebagian kecil saja. Harusnya, tidak berimbas secara global. Lihat saja di pasar-pasar tradisional, harga sayur mayur pun mengalami kenaikan, bawang merah saja mencapai Rp. 65 ribu perkilonya,” katanya.

Menyikapi hal itu, Tugiatno meminta kepada pemerintah daerah agar menjaga stabilitas harga bahan pokok di Banjarmasin. Yang mana sejalan dengan program pemerintah pusat yang memfokuskan penanganan di empat aspek.

“Ada empat aspek yang menjadi tekanan pemerintah pusat dalam hal menjaga stabilitas harga pokok yakni stok, ketersediaan pasokan, distribusi dan yang terakhir harga. Jalan yang bisa diambil dengan tetap rutin menggelar operasi pasar,” pungkasnya. (husein/klik)

BACA JUGA :
Noktah di Penghujung Masa Kepemimpinan, Ini Komentar Guru Khalil tentang Dugaan Korupsi Menjerat Mantan Dirut PD Baramarta