Festival Pasar Terapung Lokbaintan, Diabadikan Ratusan Juru Foto

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

KLIKKALIMANTAN.COM – Mengabadikan eksotika tradisi masyarakat Banjar bertransaksi di atas sampan di Pasar Terapung Lok Baintan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar lomba foto dalam rangkaian ‘Festival Pasar Terapung 2018’, Minggu (2/12/2018) pagi.

Dermaga Bawah Jembatan Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk yang menjadi pusat gelaran ‘Festival Pasar Terapung’, menjadi titik utama pengambilan foto beberapa kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya tanglong jukung, jukung hias.

Terlihat, sejak sebelum Subuh, sejumlah fotografer sudah bersiap dengan peralatan masing-masing untuk mendapat sudut terbaik. Menurut Haris Rifani, Kepala Disbudpar yang sudah hadir di lokasi sejak sekitar pukul lima pagi, lomba foto diikuti ratusan peserta.

Tak hanya juru foto dari Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan, banyak juga peserta yang datang dair luar daerah. Bahkan menurutnya, beberapa ada yang datangd ari luar negeri. “Ada yang dari Malaysia, Singapura, dan Vietnam,” kata Haris.

Menurutnya, sebagai sebuah kearifan lokal yang tak ditemui di daerah lain, Pasar Terapung Lok Baintan pesona unik yang sangat layak terabadikan melalui lensa kamera. Wajar, jika kemudian lomba fotografi berlatar belakang pasar terapung menarik minat banyak fotografer.

Melalui  hasil jepretan para fotografer itu pula, lanjutnya, menjadi promosi potensi wisata di Kabupaten Banjar, utamanya Pasar terapung Lok Baintan. Karena saat para peserta kembali ke daerah masing-masing, cerita baik tentang Lok Baintan akan dibawa serta.

Tak hanya bagi juru foto professional, keunikan pasar terapung  juga menyedot minat khalayak umum untuk mengabadikannya. Faktanya, saat Festival Pasar Terapung beralngsung, tak sedikit pengunjung mengambil foto menggunakan gadget mereka. Banyak pula pengunjung yang berswafoto, alias selfie dengan latar belakang aktifitas di pasar terapung.

BACA JUGA :
Keselamatan Wisatawan di Pasar Lok Baintan Terancam

Tentunya itu, menurut Haris menjadi sarana efektif lain promosi potensi wisata di Kabupaten Banjar. Karena di era serba canggih seperti sekarang ini, foto-foto yang diambil akan cepat menyebar melalui unggahan di media sosial. (to/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top