Di Desa Tambak Anyar, Satu Tikus Dihargai Rp500

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

KLIKKALIMANTAN.COM – Bersama-sama warga dan petani di Desa Tambak Anyar, Kecamatan Martapura Timur, Bupati Banjar H Khalikurrahman turun ke pemetang sawah untuk berburu tikus, Selasa (11/12/2018).

Menurut bupati berburu dan memusnahkan tikus hari itu dilaksanakan dalam rangka Pencanangan Gerakan Pengendalian Tikus di Kabupaten Banjar Tahun 2018.

Pengendalian tikus, kata bupati yang akrab disapa Guru Khalil ini, salah satu upaya meningkatkan produktivitas hasil panen. Karena tikus sallah satu musuh utama petani.

“Ada ribuan yang berhasil di tangkap warga, dan kita akan terus berupaya melakukan pembasmian hama untuk meningkatkan produktivitas petani,” kata Guru Khalil.

Lebih lanjut dipaparkan bupati, tikus termasuk yang cepat berkembang biak dengan jumlah popoulasi tinggi. Karenanya pembasmian tikus harus dilakukan dengan cara-cara yang efektif.

Sementara bagi warga dan petani, berburu tikus di lahan persawahan bernilai lebih. Tak hanya membebaskan sawah dari serangan tikus, tapi juga bernilai ekonomis. Karena ada harga yang yang diberikan Dinas Hortikultura dan Tanaman Pangan (TPH) Kabupaten Banjar diberikan untuk tiap ekor tikus yang berhasil ditangkap. “Satu ekornya dihargai Rp500,” kata HM Fachry, Kepala Dinas TPH.

Menurutnya, program pengendalian tikus telah berjalan selama satu bulan yang dimotori penyuluh didampingi ahli pengendalian hama dari Balai Proteksi Penanaman Pangan Banjarbaru. (to/klik)

BACA JUGA :
Kerato Refrakto Tonometri, Alat Baru Deteksi Penyakit Mata di RSD Idaman Banjarbaru