Website Instansi Pemerintah Sering Diretas, Ini yang Dilakukan Dinas Kominfo Banjar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
WORKSHOP - Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar dengan Lembaga Penelitian Teknologi Informasi PT Inixindo Widya Iswara Nusantara Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Security Assesment, di Aula Baiman Bappedalitbang Banjar, Martapura, Selasa (26/3/2019).

KLIKKALIMANTAN.COM – Domain website .go.id menjadi favorit para peretas untuk menunjukkan kemampuannya dalam menjebol sistem keamanan suatu aplikasi berbasis website dimana sistem website pemerintahan, khususnya Pemkab Banjar menggunakan domain website tersebut.

Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar dengan Lembaga Penelitian Teknologi Informasi PT Inixindo Widya Iswara Nusantara Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Security Assesment, di Aula Baiman Bappedalitbang Banjar, Martapura, Selasa (26/3/2019) pagi.

Konsultan Teknologi Informasi PT Inixindo Yogyakarta, Arindra Saktiawan menilai, ancaman keamanan sistem informasi milik pemerintah daerah terutama yang berbasis internet saat ini semakin beragam.

Arindra Saktiawan menjelaskan kegiatan pelatihan Security Assesment ini adalah sebagai tindakan preventif dari ancaman keamanan sistem.

“Kami mengambil sample website dibawahnya dari banjarkab.goi.id salah satunya websitennya BKD dan Bappedda Banjar yang hasilnya bisa dijebol, pada pelatihan ini kami akan memberikan Pengenalan Konsep Dasar Keamanan Informasi, Keamanan Infrastuktur Sistem Informasi, Keamanan Jaringan, Keamanan Aplikasi Web, Identifikasi Kelemahan pada Sistem Informasi, Pengamanan Terhadap Aplikasi, Data, Jaringan, dan Host,” katanya.

Ancaman keamanan sistem informasi sekedar virus berdaya rusak rendah hingga potensi munculnya hacker maupun cracker yang dapat merusak sistem bahkan sampai memerlukan instalasi ulang sistem.

“Maka dengan itu tujuan utama pelatihan ini lebih cenderung kepada warmest, bagaimana bapak ibu hadirin bisa menjaga aplikasi di SKPD nya, apakah aman terhindar dari tindakan peretasan, yaitu dengan mengunakan tools scanner yang akan kami bagikan, hal ini akan mengetahui seberapa aman aplikasi yang dimiliki,” ucapnya.

Pada Workshop Security Assesment tersebut juga dijelaskan 500 data website Pemerintahan Indonesia yang diretas pada tiga bulan pertama 2019 yang bersumber dari Zone-h.org dan juga cara instalasi tools “Kali Linux” yaitu aplikasi untuk mencek auditing terhadap sistem informasi website.

BACA JUGA :
Bupati Hadi Dorong Program Desa Bersih dan Terang di Balangan

Para peserta yang hadir mewakili SKPD Lingkup Kabupaten Banjar terlihat antusias mengikuti Workshop tersebut terlebih pada sesi tanya jawab. Juga hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah yang membuka acara workshop tersebut, didampingi Kepala Dinas Kominfo,Statistik dan Persandian Kab.Banjar, HM Farid Soufian, Sekretaris Dinas Kominfo,Statistik dan Persandian Kab.Banjar Heru Pitaya. (to/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top