Razia Zero Odol Jaring Kendaraan Over Muatan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Klikkalimantan.com, BANJARBARUPuluhan truk dan angkutan berat, terjaring razia Zero Over Dimension and Over Load (ODOL), di Bundaran Masjid Agung Almunawarah, Jalan Trikora, Banjarbaru, Jumat (28/01/2022).

Razia Zero ODOL ini, dilakukan Satlantas Polres Banjarbaru, Unit Pelayanan Tektis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Dinas Perhubungan (Dishub), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalsel dan TNI. Tak hanya memeriksa berat muatan, dalam giat kali ini juga para supir akan diperiksa kelengkapan surat menyurat, seperti KIR, SIM, dan STNK.

“Kita mengingat kejadian kemarin di Balikpapan, kendaraan-kendaraan besar ternyata mengakibatkan kecelakaan. Ini sebagai langkah antisipasi kami, dan kami pun  sudah izin dengan Direktorat dan koordinasi dengan Dushub,  juga rekan Denpom untuk melaksanakan kegiatan pengecekan dan juga melaksanakan kegiatan penindakan,” jelas Iptu Guntar Lumban Raja, Kasatlantas Polres Banjarbaru.

Dalam kegiatan ini, Guntar mengatakan yang diprioritaskan adalah kendaraan-kendaran yang over dimensi dan juga overloading. Untuk Pasal yang dikenakan adalah Pasal 307 UU No 2 Tahun 2009, tentang cara tata pemuatan dan dimensi.

“Dengan kegiatan ini, harapan kami adalah sebagai himbauan penting untuk para perusahaan, pengelola baik yang tunggal, maupun kerjasama. Diharapkan agar benar-benar memperhatikan kendaraan maupun muatannya,” ujarnya.

Sangat disayangkan, dalam giat hari ini masih banyak ditemukan kendaraan-kendaraan yang over dimensi maupun, kelebihan muatan. Terdapat 63 pelanggaran yang ditemukan diantarannya kendaraan R2 (1unit), R4 / R6 (3 unit), SIM B1 (1kartu), SIM B1 Um (9 kartu), SIM A (2 kartu), B2 Um (9 kartu), dan STNK (38 lembar). (kus/klik)

BACA JUGA :
Sinkronisasi Laporan Realisasi Anggaran Covid-19, DPRD Gelar Rapat Tim Pansus
Scroll to Top