RSD Idaman Gandeng Yonif 623 Atasi Kekurangan Darah untuk Penanganan Pasien Thalassemia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
KERJASAMA - RSD Idaman Banjarbaru - Batalyon Yonif 623 menjalin kerjasama terkait donor darah sebagai upaya mengatasi kekurangan stok darah untuk penanganan pasien Thalassemia. (foto: humasrsdi/klik)

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman konsen pada penanganan pasien penderita Thalassemia. Meski untuk itu, kendala dihadapi, utamanya ketersediaan darah.

Disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, H Said Abdullah saat peluncuran ‘Layanan Unggulan Hematologi – Onkologi Anak (Thalassemia), Rabu (11/5/2022) di RSD Idaman Banjarbaru, diperlukan 120 – 160 kantong darah saban bulannya untuk para pasien Thalassemia. “Semua yang ada kepedulian terhadap ini akan kita garap, sehingga kita bisa atasi Thalassemia ini,” ujarnya.

Upaya mengatasi permasalahan ketersediaan daerah ditempuh, salah satunya menggandeng Batalyon Yonif 623. Bersamaan peluncuran Layanan Unggulan Thalassemia, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara RSD Idaman dengan Batalyon Yonif 623 tentang kegiatan donor darah dan pemenuhan ketersediaan darah di RSD Idaman Banjarbaru.

Komandan Yonif 623, Mayor Infanteri Dimas Yamma Putra dalam sambutannya menjelaskan, alasan melaksanakan PKS dengan RSDI terkait pemenuhan ketersediaan darah, agar para prajurit terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan di masyarakat.

“Kami ingin berpartisipasi. Kami ingin terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Jadi saya ingin mengajak rekan-rekan saya di Batalyon itu donor,” kata Mayor Dimas Yamma Putra. (to/klik)

 

BACA JUGA :
PLN Dukung Kementerian ESDM pada G20 Energy Transition Working Group di Yogyakarta