Banjarbaru Dapat Predikat Kota Layak Anak Madya

Must Read

BPBD Kabupaten Banjar Prioritaskan Disinfeksi Daerah Terpapar Covid-19

klikkalimantan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalukan penyemprotan disinfektan di sejumlah perkantoran, Kamis (2/4/2020). Beberapa kantor yang...

Sayembara Kaligrafi Gerbang Batas Kota, Ini Pemenangnya

klikkalimantan.com – Sayembara desain kaligarafi untuk gerbang batas kota yang dilaksanakan Bidang Ciptakarya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan...

Dinas Kominfo Sosialisasi Keliling Pencegahan Covid-19

klikkalimantan.com – Menggunakan mobil berpengeras suara, jajaran Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menyosialisasikan penyebaran dan...

KLIKKALIMANTAN – Banyak faktor pendukung yang membuat Kota Banjarbaru mendapat predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA), hingga akhirnya ‘naik kelas’ menjadi Madya.

 

Kepala Disdalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru Puspa Kencana mengatakan, Disdalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru selalu berupaya mengkoordinasikan indikator-indikator penilaian KLA dengan seluruh SKPD atau instansi terkait, sehingga Kota Banjarbaru bisa naik peringkat dari pratama ke madya.

 

“Dalam hal ini kami berkoordinasi dengan kejaksaan, kepolisian, pengadilan negeri, DPRD, serta lembaga, masyarakat, media massa, dunia usaha, serta Forum Anak Daerah Kota Banjarbaru yang mempunyai peranan penting dalam mendukung KLA ini. Kami saling merangkul satu sama lain,” ujar Puspa.

 

Puspa menambahkan, Disdalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru yang merupakan sekretariat Gugus Tugas KLA yang diketuai oleh Kepala Bappeda Kota Banjarbaru, Kanafi, ke depannya bersama dengan DPRD dan SKPD terkait ingin menyelesaikan Raperda KLA dalam waktu dekat ini agar bisa menjadi Perda KLA.

 

Karena menurut Puspa, tinggal selangkah lagi Raperda ini akan selesai dan akan dibuat Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Penyelenggaraan KLA.

 

“Kami juga akan berupaya untuk melakukan pembinaan ke kelurahan dan kecamatan, untuk menjadikan seluruh kecamatan dan jelurahan yang ada di Kota Banjarbaru menjadi ‘Kelana’ (Kecamatan Layak anak), dan Kelara (Kelurahan Ramah Anak),” ungkap Puspa.

 

Selain itu kata Puspa, pihaknya berencana menambah RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak), Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Tempat Ibadah Ramah Anak, dan tempat-tempat pelayanan ramah anak lainnya, agar anak-anak yang ada di Kota Banjarbaru benar benar terpenuhi semua haknya.

 

Dengan demikian, mereka bisa ikut serta dalam menikmati hasil dari pembangunan Kota Banjarbaru, serta terlibat dalam proses pembangunan Kota Banjarbaru.

 

“Ini semua juga tidak lepas dari komitmen yang kuat dari kepala daerah untuk mewujudkan Kota Layak Anak,” tutupnya. (rul)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

BPBD Kabupaten Banjar Prioritaskan Disinfeksi Daerah Terpapar Covid-19

klikkalimantan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalukan penyemprotan disinfektan di sejumlah perkantoran, Kamis (2/4/2020). Beberapa kantor yang...

Sayembara Kaligrafi Gerbang Batas Kota, Ini Pemenangnya

klikkalimantan.com – Sayembara desain kaligarafi untuk gerbang batas kota yang dilaksanakan Bidang Ciptakarya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar pungkas....

Dinas Kominfo Sosialisasi Keliling Pencegahan Covid-19

klikkalimantan.com – Menggunakan mobil berpengeras suara, jajaran Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menyosialisasikan penyebaran dan pencegahan wabah virus korona (covid-19). Kamis...

1.500 Masker Kain Sasirangan Diproduksi

klikkalimantan.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banjar memelopori pembuatan masker berbahan kain sasirangan di tengah pandemi wabah virus...

Kepala Disperindag: Kecuali Gula, Bahan Pangan di Kabupaten Banjar Aman

klikkalimantan.com – Imbas pandemi virus korona (Covid-19), kian hari kian masif dirasakan masyarakat. Termasuk mereka yang berprofesi sebagai pedagang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -