Kasus Ispa Dampak Kabut Asap di RSD Idaman Banjarbaru Turun

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Meski kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru masih terus terjadi, namun kasus kabut asap mulai menurun. Imbasnya baiknya, penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) juga menurun.

Di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, menurut Direktur dr Danny Indrawardhana, pada September ini kasus Ispa ditangani sebanyak 77 pasien. “Dari yang sebelumnya pada Agustus mencapai 166 kasus,” ujar Danny, Kamis (12/10/2023).

Diakuinya, kasus Ispa di wilayah Kota Banjarbaru kategori berat. Karena itu pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru untuk pola penanganannya.

Khususnya penanganan di rumah sakit, lanjutnya, dilakukan melalui pemeriksaan ainesis, fisik, dan penunjang. Saturasi oksigen juga akan diperiksa. “Penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi pasien, baik itu oksigenasi sampai pemberian obat melalui infus,” ujarnya.

Untungnya, kata dr Danny, saat ini ketersediaan oksigen tercukupi. Termasuk stok obat-obatan juga aman.

Meski terjadi penurunan, namun ia mengimbau agar masyarakat Banjarbaru tak lengah. “Pakak masker saat berkegiatan di luar rumah. Dan jika memang tidak mendesak, akan lebih baik jika tetap di rumah. Utamanya bagi anak-anak dan lansia,” kata dr Danny. (to/klik)

BACA JUGA :
Dukung Program Air Santri, Ratusan Pedagang Mulai Ditertibkan

Berita Terbaru

Scroll to Top