Satlantas Polres Banjar Gelar Operasi Keselamatan Intan 2024 Selama 14 Hari

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Jelang Ramadhan 1445 Hijrah, Kepolisian Republik Indonesia (RI), tak terkecuali Kepolisian Resor (Polres) Banjar laksanakan Operasi Keselamatan Intan dan Aksi Keselamatan Tahun 2024 di wilayah hukumnya.

Operasi Keselamatan Intan 2024 tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari, yakni terhitung dari 2 Maret 2024.

Usai memimpin Apel Gelar Pasukan, Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat Taufik melalui Wakapolres Banjar, Kompol Faisal Amri Nasution mengatakan, Operasi Keselamatan Intan dan Aksi Keselamatan Tahun 2024 sebagai salah satu upaya untuk menurunkan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka lantas), sekaligus mendisplinkan masyarakat jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Adanya Operasi Keselamatan Intan dan Aksi Keselamatan Tahun 2024 ini diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin jelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga angka pelanggaran lalu lintas dan Laka lantas tidak terjadi peningkatan atau turun,” ujarnya pada, Sabtu (2/3/2024).

Mendampingi Wakapolres Banjar. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Banjar, AKP Risda Idfira menjelaskan, ada 11 sasaran khusus yang menjadi target pada Operasi Keselamatan Intan 2024.

“Pertama, menggunakan telepon seluler (ponsel) saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan melebihi satu orang, tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak mengenakan safety belt, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, overload over dimension, kenalpot brong, bukan mobil dinas menggunakan lampu strobo, dan plat khusus rahasia,” jelasnya.

Kendati proses penilangan secara stasioner belum dibolehkan, lanjut AKP Risda Idfira. Namun, bagi pengendara yang ketahuan melakukan pelanggaran secara kasat mata dan tangkap tangan yang tentunya dapat mengakibatkan fatalitas laka lantas boleh dikenakan sanksi tilang.

“Seperti tidak mengenakan helm saat berkendara, melawan arus, lampu merah. Tak terkecuali truk bermuatan batubara apabila melintasi ruas jalan yang bukan jalurnya, maka akan dilakukan penilangan,” katanya.

BACA JUGA :
PD PAL Resmi Berbadan Hukum Perumda

Sedangkan untuk jumlah personel yang akan diterjunkan sebanyak 58 orang personel. Apel gelar pasukan tersebut juga diikuti TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Banjar, serta para pelajar, Pramuka, dan Mahasiswa yang sekaligus membacakan ikrar agar tertib dalam berlalu lintas.(zai/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top