Rakor Kwarda-Kwarcab Pramuka di Banjarmasin, Paman Birin-Acil Odah Hadir

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
SALAMAN-Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kalsel, H Sahbirin Noor diiringi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, Hj Raudatul Jannah bersalaman usai membuka Rapat Koordinasi Kwarda-Kwarcab, KMD-KML, dan Seminar Kepramukaan Tahun 2024 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.(adpim/klik)

klikkalimantan.com, BANJARMASIN-Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kalsel, H Sahbirin Noor, biasa disapa Paman Birin bersama Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah, membuka Rapat Koordinasi Kwarda-Kwarcab, KMD-KML, dan Seminar Kepramukaan Tahun 2024 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (10/5/24).

“Saya tegaskan bahwa pramuka di Banua, tak pernah ragu dan berhenti untuk selalu menjadi bagian terdepan dalam menggerakkan kepanduan di Indonesia,” ujar Paman Birin.

Dikatakan Paman Birin, ia telah mengenal gerakan pramuka sudah cukup lama, mulai masih duduk di bangku sekolah dasar, menengah, dan umum, sehingga pramuka sudah menjadi bagian dari kehidupannya.

“Oleh karena itu, gerakan kepanduan ini, ikut mewarwanai pembentukan karakter anak bangsa. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam kegiatan pramuka, memberikan kesan yang sangat bermakna dalam membentuk kepribadian generasi muda kita,” tutur Paman Birin.

Ditambahkan Paman Birin, melalui gerakan pramuka ini, generasi muda dibekali penghormatan yang tinggi kepada pancasila, ditanamkan rasa cinta tanah air, dibentuk sikap nasionalisme, diajarkan budaya gotong-royong, kesopanan, keadaban, cinta lingkungan hidup, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Makanya, kita semua harus tetap merawat gerakan pramuka ini sampai kapanpun. Kita harus kritis terhadap pihak-pihak, yang ingin mengkerdilkan gerakan pramuka, karena digerakan pramuka inilah, kita banyak berharap lahirnya generasi yang tak sekadar pintar dan cerdas, tetapi generasi yang memiliki jati diri dan berkepribadian pancasila,” ucap Paman Birin.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, Hj. Raudatul Jannah menambahkan, kepramukaan memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran dan pemahaman budaya. Pramuka juga memberikan kesempatan bagi kaum muda dari berbagai latar belakang dan budaya, untuk berkumpul dan belajar satu sama lain.

BACA JUGA :
Bersama Ulama Banua Paman Birin Ziarah ke Makam Habib Luar Batang di Jakarta

“Dengan mempromosikan keragaman dan inklusi, kepramukaan menciptakan masyarakat yang lebih berempati. Untuk itulah, penguatan peran seluruh komponen pramuka, termasuk pengurus, orang tua, pembina, dan anggota pramuka itu sendiri, menjadi gagasan besar yang seyogyanya harus direalisasikan,” imbuh Acil Odah.(pr/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top