Komisi II DPRD Gelar RDP Bersama Tiga Perusahaan Milik Daerah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Klikkalimantan.com, MARTAPURA – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tiga perusahaan milik daerah, dan pihak eksekutif pada Rabu (15/5/2024).

Gelaran RDP yang dipimpin Irwan Bora selaku Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar tersebut langsung dihadiri tiga direktur dari perusahaan plat merah daerah, yakni Direktur Utama Perseroan Terbatas (PT) Baramarta, Rachman Agus, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar, Rusdiansyah, serta Direktur Umum (Dirum) Perseroan Terbatas Air Minum (PTAM) Intan Banjar, Abdullah Saraji mewakili Direktur Utama (Dirut), yakni Syaiful Anwar.

“Pemanggilan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Banjar ini untuk membahas terkait penyampaian laporan awal Pendapat Asli Daerah (PAD) yang akan disetorkan pada Tahun 2024 sebelum Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dilaksanakan,” ujarnya.

Sebagai mitra Komisi II DPRD, lanjut Politisi Gerindra ini lebih jauh, diharapkan semua BUMD di Kabupaten Banjar dapat saling sinergi untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Banjar.

“Makanya kita kumpulkan hari ini untuk mendengarkan penyampaian laporan tersebut,” katanya.

Seperti laporan yang disampaikan PTAM Intan Banjar, papar Irwan Bora, Ancang-ancang nya pada rapat KUA-PPAS diestimasikan dapat memberikan lebih dari 150 persen atau sekitar Rp5,9 Miliar.

“Tentu hal ini kita apresiasi, karena sebuah pencapaian yang sangat luar biasa dari PTAM. Begitu juga untuk PT Baramarta yang telah menyampaikan estimasi laporan kurang lebih Rp4 Miliar. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ucapnya.

Adanya perbaikan tersebut, tambah Irwan Bora tak terlepas dari hasil pembentukan Tim Panitia Khusus (Pansus) PT Baramarta di DPRD. Terlebih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar telah melaksanakan poin-poin hasil rekomendasi Tim Pansus yang dibacakan saat rapat paripurna.

BACA JUGA :
Pansus DPRD Akan Kupas Semua Permasalahan Perumda PBB

“Begitu juga untuk Perumda PBB, pada triwulan II ini Insya Allah sudah dapat memberikan kontribusi PAD sekitar Rp800 Juta, mudah-mudahan dapat tercapai. Tentunya kita tetap melakukan evaluasi sudah sejauh mana mitra kerja kita, yakni BUMD bisa menyampaikan laporan pencapaiannya berdasarkan hasil rapat hari ini,” ungkapnya.

Selain memastikan juga akan memanggil Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Kalsel. Irwan Bora berharap BUMD di Kabupaten Banjar dapat lebih meningkatkan PAD melebihi dari PAD yang diperlukan pada Tahun 2023.(zai/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top