Ribuan Orang di Kabupaten Banjar Terserang Ispa Dampak Kabut Asap Karhutla

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
KABUT ASAP - Kabut asap akibat karhutla berdampak pada peningkatan penderita ispa di Kabupaten Banjar yang saat ini sebanyak 1.569 pasien.

KABUT ASAP – Kabut asap akibat karhutla berdampak pada peningkatan penderita ispa di Kabupaten Banjar yang saat ini sebanyak 1.569 pasien.klikkalimantan.com – Hampir sepekan lamanya, sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar dikepung kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbasnya, penderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) meningkat.

Data terbaru pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, terhitung sejak Juli hingga pekan pertama September, penderita Ispa sebanyak 1.569 orang.

Dari jumlah tersebut, menurut Ikhwansyah, Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Kecamatan Sungai Tabuk terbanyak penderita Ispa, 263 orang, 180 pasien Ispa di rawat di Puskemas Sungai Tabuk III, Kecamatan Martapura Timur sebanyak 179, Kecamatan Martapura Timur 178 pasien, 156 pasien di Maratpura I, dan 152  pasien ispa di Sungai Tabuk II, dan Kecamatan Gambut 152 pasien.

Ikhwansyah, Kepala Dinkes Kabupaten Banjar

Sedangkan wilayah yang paling sedikit  penderita ispa, kata Ikhwansyah, Kecamatan Simpang Empat dengan total pasien 141 orang, dan 94 orang pasien didapati di Kecamatan Sungai Pinang, 74 orang pasien yang terserang ispa di Kecamatan Aluh-Aluh.

“Semua upaya berdasarkan standar oprasional (SOP) sudah kami lakukan. Kami pun juga telah menyiapkan puluhan ribu masker yang diberikan secara gratis yang sudah tersedia disetiap puskemas,” ucapnya, Rabu (11/9/2019).

Ikhwan pun kembali mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Jika perlu basahi masker dengan air sebagai salah satu cara terhindar ispa. “Kalau tidak memiliki masker, bisa saja sapu tangan yang dibasahi digunakan sebagai masker atau datang kepuskesmas karena sudah tersedia disana,” pungkasnya. (zai/klik)

BACA JUGA :
Dinsos P3AP2KB Sebut Anggaran Perjadin Hanya Terserap Sekitar Rp897 Juta

Berita Terbaru

Scroll to Top