PESAWAT TEMPUR - Miniatur pesawat tempur di Jalan Cempaka, Desa Jawa Laut, Martapura yang dibikin warga dari botol plastik bekas. (zai/klik)

klikkalimantan.com – Semarak menyongsong pelaksanaan Haul ke-15 Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, 29 Februari – 1 Maret mendatang begitu terasa. Pemasangan umbul-umbul hingga di pelosok desa, gerbang selamat datang, hingga berbagai pernak-pernik ornamen karya tangan warga dari hasil daur ulang barang bekas, menjadi penyemarak pelaksanaan haul ulama yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul.

Beberapa ornamen yang dipasang, cukup menarik perhatian lantaran dibuat unik meski terbiat dari barang bekas. Minatur pesawat termpur dari kumpulan botol air mineral bekas yang dipasang warga di simpang tiga Jalan Cempaka, Desa Jawa Laut, Martapura salah satunya.

Miniatur pesawat tempur bertuliskan H-15 pada bagian badan pesawat, tampak elok di malam hari dengan hiasan lampu dominan biru. “Kami buat dengan cara bergotong royong berdasarkan ide bersama,” ujar Abdul Chaliq, warga Desa Jawa Laut ditemui Rabu (12/2/2020) malam sekitar pukul delapan.

Menurutnya, diperlukan 10 hari untuk menyelesaikan miniatur pesawat tempur dengan panjang lebih dari dua meter ini. Tak kurang 1.000 botol bekas plastik bekas minuman digunakan.

“Semua ini kami lakukan hanya untuk menghidupkan dan memeriahkan peringatan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul yang diprediksi dihadiri 2,5 Juta jamaah. Serta, sebagai ungkapan bahagia kami menyambut atas kedatangan jamaah haul dari berbagai daerah. Terlebih, Jalan Cempaka ini merupakan kawasan yang banyak dilintasi jamaah saban tahunya,” ucap Chaliq. (zai/klik)