klikkalimantan.com – Pasar murah dalam rangka jelang Haul ke-15 Syekh Zaini bin Abdul Ghani disambut antusias warga. Sama halnya pelaksaan pasar murah hari pertama di Kantor Kelurahan Sekumpul, Selasa (18/2/2020), pasar murah yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Tanjung Rema, Rabu (19/2/2020) juga ramai pembeli. Bupati Banjar H Khalilurrahman menyempatkan hadir meninjau pasar murah.

Sejumlah barang keperluan pokok di kegiatan pasar murah, kerja bareng Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar ini ludes dalam hitungan jam.

Tinggi antusias warga berbelanja di pasar murah diakui Muklis, Koordinator Penjualan pada stan Bulog Banjarmasin. Menurutnya kurang dari dua jam, barang yang dijual hampir habis diborong warga. “Minyak goreng, gula, dan beras, hampir habis diborong warga,” ujarnya.

Senada itu, I Gusti Made Suryawati, Kepala Disperindag Kabupaten Banjar mengatakan, berdasarkan pantauan pada kegiatan pasar murah, warga antusias. Bahkan warga meminta agar pasar murah dilaksanakan tidak hanya di lima lokasi yang sudah dijadwalkan.

Atas dasar itu, papar Made lebih jauh, akan ditambah yakni di Kelurahan Keraton, Senin (24/2/2020) dan Kelurahan Sungai Sipai, Kamis (27/2/2020).

Ditambahkan Made, terkait penambahan lokasi Pasar Murah tersebut pun juga sudah disetujui Dinas Perdagangan Pemprov, Bulog, dan PT Pertamina yang turut menyuplai Liquefied Petroleum Gas (LPG).

“Kami pun meminta distributor, serta pedagang besar untuk menyuplai dan menyediakan stok bahan kebutuhan pokok lebih banyak dengan harga di bawah HET, salah satunya seperti bawang merah dan bawah putih yang sangat diperlukan warga yang terdampak kegiatan haul untuk menyambut jamaah dan kerbat jauhnya yang ingin berhadir pada kegiatan haul Guru Sekumpul,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Made lebih jauh, pihaknya pun juga meminta PT Pertamina untuk mensuplay tabung LPG 3 Kilogram di kawasan yang terdampak kegiatan haul. Mengingat, ketika H-1, utamanya warga di Kelurahan Sekumpul dipastikan kesulitan untuk mencari atau membeli LPG lantaran meningkatnya konsumsi.

Untuk diketahui, sebelum ada penambahan lokasi, pasar murah dijadwalkan di lima lokasi, Kelurahan Sekumpul yang pertama, Kelurahan Tanjung Rema, Rabu (19/2/2020), Kantor Desa Inderasari, Kamis (20/2/2020), Kantor Desa Tanjung Rema, Selasa (25/2/2020), dan Kantor Kelurahan Jawa, Rabu (26/2/2020). (zai/klik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini