Klikkalimantan.com, BANJARBARU – Tersurat, Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota/Wakil Wali Kota, Hj Erna Lisa Halaby (ELH) – Wartono bukan pengusung visi agamis, religius atau kata senada dalam visi pembangunannya. Hanya ‘Elok Maju Adil dan Sejahtera’, atau diakronimkan menjadi ‘EMAS’.
Meski tak tersebut dalam kata, namun denyut keagamaan tetap begitu terasa di kota yang sejak awal mengusung slogan ‘Idaman (Indah Damai Aman dan Nyaman)’. Ini serupa nadi dalam tubuh, tak kasat mata namun menjadi penanda utama kehidupan manusia.
Termasuk pada perayaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, nuansa religi dihadirkan melalui lantunan syair-syair islami. Di atas panggung berukuran jumbo, tepat di depan balaikota, tempat Wali Kota ELH berkantor pada Sabtu (22/8/2026) malam, Hadad Alwi, figur lawas pelantun lagu-lagu religi melantukan beberapa syair shalawat yang sudah begitu familiar sejak sebelum era 2000-an dalam agenda bertajuk ‘Gema Shalawat’.
“Ya Robbi Bil Mustofa”, menjadi syair pembuka yang dilantukan pria bernama lengkap Haddad Alwi Assegaf ini. Seperti sihir, saat dinyanyikan, warga yang sudah berjubal sejak petang hingga kawasan Lapangan dr Murdjani mengikuti dengan sendirinya.
Ribuan warga yang hadir larut dalam tiap bait syair yang dilantunkan penyanyi yang di awal kemunculannya populer bersama penyanyi cilik, Sulis. Saking syahdunya, tak sedikit jemaah yang hadir meneteskan air mata hingga lagu terkahir yang dilantunkan, ‘Ummi’.
Dihadiri Wali Kota ELH, juga unsur Forum Komunikasi Pimpimnan Daerah (Formkopimda) Banjarbaru, ‘Gema Shalawat’ ditutup doa. Diamini ribuan jemaah, Haddad Alwi memanjatkan doa untuk keselamatan warga Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan yang sedang dikepung asap dampak kebakaran lahan dan hutan (karhutla).
Doa untuk keselamatan warga Palistina yang hingga kini masih diinfasi Israel juga dilafazkan. Begitu pula doa untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang dilanda gempa. (to/klik)









