klikkalimantan.com, MARTAPURA – Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Awards tingkat Kabupaten Banjar, menjadi salah satu upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar dalam mendorong kesadaran dan tertib administrasi kependudukan. Ada enam desa menerima penghargaan yang penyerahannya dilakukan bersamaan pelaksaan Bimbingan Teknik (Bimtek) Buku Pokok Kematian pada Rabu di penghujung September lalu.
Enam desa tersebut; Desa Kiram, Desa Limamar, dan Desa Mandikapau Timur sebagai Terbaik 1 – 3, dan Desa Sungai Alang, Sungkai, dan Haur Kuning sebagai penerima penghargaan Harapan 1 – 3.
Selain enam pengharaan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Banjar juga memberikan apresiasi khusus kepada desa dengan capaian penerbitan dokumen kependudukan tertinggi melalui platform layanan administrasi kependudukan. Yakni, Desa Tatah Pemangkih Laut sebagai Desa dengan Penerbitan Dokumen Kependudukan Terbanyak melalui Akun STAR Banjar Desa Tahun 2026, dan Desa Antasan Senor Ilir meraih penghargaan sebagai Desa dengan Penerbitan Dokumen Kependudukan Terbanyak melalui SIAK Desa Tahun 2026.
Kepala Disdukcapil Kaupaten Banjar, Hayatun Nufus mengatakan, GISA merupakan gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang memiliki kesadaran terhadap pentingnya administrasi kependudukan.
Menurutnya, kesadaran administrasi kependudukan tercermin melalui empat hal utama, yakni kesadaran akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan, pentingnya pemanfaatan data kependudukan, pentingnya pemutakhiran data kependudukan, serta pentingnya menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan masyarakat.
“Atas tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap administrasi kependudukan, tahun ini kami mencoba memberikan piagam dan hadiah. Mudah-mudahan ini dapat memberikan motivasi dan semangat kepada pemerintah desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan semata-mata sebagai bentuk kompetisi, tetapi juga menjadi apresiasi atas kolaborasi pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kepemilikan dan pemutakhiran dokumen kependudukan masyarakat.
“Ini sebenarnya bentuk terima kasih kami, karena pemerintah desa mau bekerja sama dan berkolaborasi. Sehingga kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Banjar ini setiap tahunnya meningkat,” kata Hayatun Nufus. (to/klik)




























