Nyisa Satu Bulan, Raperda APBD 2019 Dikebut

Must Read

BPBD Kabupaten Banjar Prioritaskan Disinfeksi Daerah Terpapar Covid-19

klikkalimantan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalukan penyemprotan disinfektan di sejumlah perkantoran, Kamis (2/4/2020). Beberapa kantor yang...

Sayembara Kaligrafi Gerbang Batas Kota, Ini Pemenangnya

klikkalimantan.com – Sayembara desain kaligarafi untuk gerbang batas kota yang dilaksanakan Bidang Ciptakarya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan...

Dinas Kominfo Sosialisasi Keliling Pencegahan Covid-19

klikkalimantan.com – Menggunakan mobil berpengeras suara, jajaran Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menyosialisasikan penyebaran dan...

KLIKKALIMANTAN.COM – Tersisa satu bulan menuju pungkas tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Banjar (Pemkab) Banjar bersama legislatif maraton menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2019.

Dimulai Senin (26/11/2018), Bupati Banjar menyampaikan komposisi kantong daerah tahun anggaran mendatang. Berselang jam, rapat paripurna kembali dilaksanakan dengan agenda pemandangan fraksi-fraksi atas penyampaian bupati.

Bupati Banjar H Khalilurrahman (kiri) dan Ketua DPRD Banjar H Rusli usai rapat paripura membahas APBD 2018, Selasa kemarin.

Sehari berikutnya, Selasa (27/11/2018) rapat paripurna berlanjut dengan agenda jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi. Ngebut dalam pembasahan Raperda APBD 2019 dilakukan. Karena jika hingga akhir Desember raperda tak juga disahkan, konsekwensinya sesuai yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 38/2018.

“Jika tidak tepat waktu, bukan hanya bupati yang tidak dapat gaji, tapi dewan pun tidak akan mendapatkan gaji,” kata Bupati Banjar H Khalilurrahman saat diwawancara awak media usai rapat paripura, Selasa.

Karena itu, bupati yang akrab dengan sapaan Guru Khalil ini, pembahasan APBD 2019 selesai sebelum batas waktu yang ditentukan. Karena jika tidak, lagi-lagi bupati meengulang, ia dan semua angga dewan di parlemen tidak akan gajian tahun depan.

Terkait angka APBD 2019, bupati mengatakan bertambah menjadi Rp1,9 Triliun dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp1,7 Triliun.
Penggunaanya, kata Guru Khalil melanjutkan, masih terpusat di tiga sektor utama pembangunan yang sejak awal menjadi visi dan misi RPJMD Kabupaten banjar, yakni kesehatan, pendidikan dan infrastrutur. “Namun, tetap tidak meninggalkan kepentingan lain bagi masyarkat,” ujarnya.

Dengan ditingkatkanya asumsi APBD 2019 tersebut, bupati beeharap berdampak pada percepatan proses pembangunan di wiliayah Kabupaten Banjar.

Senada, menurut Ketua DPRD Banjar, H Rusli, Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, peningkatan APBD 2019 diharapkan akan kian menunjang Pemkab banjar mencapai visi dan misi pembangunan yang sudah dipatoknya dalam dokumwn RPJMD.

“Mudah-mudahan pada Januari 2019 nanti, APBD Kabupaten Banjar sudah dapat direalisasikan untuk pembangunan dan masyarakat di Kabupaten Banjar,” kat H Rusli memungkasi pernyataannya. Semoga demikian (zai/klik)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

BPBD Kabupaten Banjar Prioritaskan Disinfeksi Daerah Terpapar Covid-19

klikkalimantan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalukan penyemprotan disinfektan di sejumlah perkantoran, Kamis (2/4/2020). Beberapa kantor yang...

Sayembara Kaligrafi Gerbang Batas Kota, Ini Pemenangnya

klikkalimantan.com – Sayembara desain kaligarafi untuk gerbang batas kota yang dilaksanakan Bidang Ciptakarya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar pungkas....

Dinas Kominfo Sosialisasi Keliling Pencegahan Covid-19

klikkalimantan.com – Menggunakan mobil berpengeras suara, jajaran Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menyosialisasikan penyebaran dan pencegahan wabah virus korona (covid-19). Kamis...

1.500 Masker Kain Sasirangan Diproduksi

klikkalimantan.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banjar memelopori pembuatan masker berbahan kain sasirangan di tengah pandemi wabah virus...

Kepala Disperindag: Kecuali Gula, Bahan Pangan di Kabupaten Banjar Aman

klikkalimantan.com – Imbas pandemi virus korona (Covid-19), kian hari kian masif dirasakan masyarakat. Termasuk mereka yang berprofesi sebagai pedagang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -