Festival Pasar Terapung Lokbaintan 2018

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Bupati: Satu-satunya, Pasar Terapung Lok Baintan Karunia yang Harus Dijaga

KLIKKALIMANTAN.COM – ‘Menggenggam Semangat Tradisi’, begitu Festival Pasar Terapung Asli Lok Baintan yang dilaksanakan di Dermaga Bawah Jembatan Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (2/12/2018) diberi tema.

Tak kurang dari 500 orang pedagang, semuanya warga desa setempat, ambil bagian pada festival yang tahun ini kali ketiga dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banjar ini.

Menggunakan sampan, warga setempat menyebutnya jukung, para pedagang yang didominasi perempuan ini membawa beragam barang dagangan untuk dijual Festival Pasar Terapung. Berbagai jenis buah-buahan lokal, dan hasil pertanian lain, dijual dari atas sampan di alur Sungai Martapura.

“Sejak dahulu, selain untuk keperluan transportasi, sungai menjadi pusat perekonomian. Bebagai barang keperluan pokok, peralatan dapur, hingga hasil pertanian warga dijual di atas sungai. Dan Pasar Terapung Lok Baintan satu-satunya yang masih bertahan hingga sekarang,” kata Bupati Banjr H Khalilurrahman saat menyampaikan sambutannya pada seremoni pembukaan Festival Pasar Terapung.

Karenanya, kata bupati yang akrab dengan sapaan Guru Khalil ini, warga Kabupaten Banjar mesti bangga memiliki Pasar Terapung Lok Baintan sebagai sebuah karunia. Kebanggaan selanjutnya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian budaya lokal.

Festival Pasar Terapung Asli Lok Baintan, lanjutnya, salah satu upaya pemerintah daerah menumbuhkan semangat melestarikan kebudayaan lokal yang tak dimiliki daerah lain. Upaya yang mesti disambut dan didukung warga  masyarakat, tak hanya warga di Desa Lok Baintan, tapi Kabupaten Banjar.

Tak hanya sebagai sarana pelestari  tradisi, menurut Guru Khalil, seabagai wadah promosi pariwita, pelaksanaan Festival Pasar Terapung yang menjadi agenda tahunan Pemkab Banjar melalui Disbudpar, diharapkan berdampak positif pada sektor pariwisata di daerah yang juga berjuluk ‘Serambi Mekkah’.

BACA JUGA :
Ketua Dewan Sosialisi Aplikasi LAPOR di SMPN 8

“ Yang pada akhirnya peningkatan kunjungan wisata, domistik maupun mancanegara ke Kabupaten Banjar,” kata bupati yang hadir disampingi istri, Hj Raudhatul Wardiyah.

Untuk menarik minat wisatawan datang, gencar promosi yang dilakukan, mesti diiringi dengan peningakatan dna penambahan fasilitas pendukung. Begitu pula dengan asset-aset pariwisata yangs udah ada, mesti terus terpelihara demi kenyamanan dan keamanan para wisatawan. (Lipsus/to/klik)