DPRD Kota Banjarbaru Sidak Pasar Bauntung

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bauntung Banjarbaru, Kamis (18/2/2021). Ketua Dewan, Fadliansyah Akbar memimpin sidak di pasar beralokasi di Jalan RO Ulin, Loktabat Selatan ini. Bersama Fadli saat sidak, ketiga wakil dewan dan sejumlah anggota Komisi II dan III.

Di Pasar Bauntung, mereka berkeliling untuk melihat kondisi bangunan baru pasar yang rampung dibangun akhir 2020 lalu. Mendampingi anggota dewan saat sidak, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Abdul Basid, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jaya Kresna.

Dikatakan Fadliansyah, sidak dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan pasar yang menurutnya sangat layak ditempati pedagang. Pun dengan desain sama dengan pasar modern. “Sangat represtatif,” ujarnya.

Kepada instansi terkait di Pemko Banjarbaru, Fadli meminta untuk lebih fokus pada relokasi pedagang dari lokasi Pasar Bauntung yang lama di kawasan Jalan Kemuning.

Sebelum berkeliling pasar, Wakil Ketua DPRD, Nafsiani Samandhi terlebih dahulu juga meminta penjelasan kepada Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Perdagangan terkait pembangunan Pasar Bauntung.

Dipaparkan Jaya Kresna, akhir 2020 Pasar Bauntung dinyatakan selesai dan siap dimanfaatkan. “Dengan masa pembeliharaan sampai akhir 2021 nanti,” ujarnya.

Diakui Jaya, pihaknya masih menemukan beberapa kekurangan, diantara terdapat beberapa atap yang bocor. Sehingga pihaknya bertanggungjawab untuk pembenahan tersebut, begitu juga jika ditemukan rolling door yang macet.

Sedangkan permasalahan pedagang, Abdul Basid menjelaskan dari data pegadang yang mendaftar sebanyak 1.132, sedangkan yang mendaftar ulang itu 238 pedagang. Pihaknya sekarang membuat surat edaran mengenai penindakan, direncanakan 21/02/2021 ini adalah terakhir mereka pindah, untuk yang sudah mendaftar ulang.

“Tahap selanjutnya itu adalah pemanggilan pedagang berikutnya yang belum mendaftar ulang, yang dimaksimalkan diakhir bulan dilakukan penutupan pasar yang lama,” pungkasnya. (to/klik)

BACA JUGA :
Walikota Berharap Raperda Perubahan APBD 2021 Disepakati Akhir Agustus