Bupati Banjar Dukung Komitmen Lepaskan Wajah Indonesia dari Sampah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
RAKERNAS - Launching Gerakan Indonesia Bersih pada Rapat Kerja Nasional yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kamis (21/2/2019) di Jakarta.

KLIKKALIMANTAN.COM – Terkait komitmennya terhadap penanganan masalah sampah, Bupati Banjar H Khalilurrahman menghadiri Launching Gerakan Indonesia Bersih pada Rapat Kerja Nasional yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kamis (21/2/2019) di Jakarta.

Pada rapat yang membahas permasalahan sampah tersebut, H Khalilurrahman yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar Boyke W Tristianto pun mengungkapkan dukungannya, terhadap langkah-langkah serius Pemerintah Pusat dalam menangani persoalan sampah yang ada di Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar, ulun sangat mengapresiasi program Pemerintah Pusat yang terus berupaya dalam mewujudkan Indonesia bebas sampah,” ungkap H Khalilurrahman.

Dikatakannya, selama ini Pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Banjar telah bersinergi dalam menuntaskan persoalan sampah. Dijelaskannya juga, Dalam penanganan sampah sendiri Pemerintah Kabupaten Banjar melalui SKPD terkait telah menggunakan sistem atau modern.

Pria yang disapa akrab Guru Khalil itu berharap, melalui Rakernas Indonesia Bersih program-program pemerintah pusat dalam membebaskan NKRI dari ancaman sampah yang sangat memberikan dampak buruk bagi lingkungan serta kehidupan.

Rakernas Indonesia Bersih yang diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota di Indonesia tersebut dihadiri oleh 16 Menteri Kabinet Indonesia Kerja.

Masing-masing menteri yang hadir menyampaikan program-program terkait, pengelolaan dan penanganan terhadap sampah yang ada di Indonesia.

Saat melaunching Gerakan Indonesia Bersih sekaligus membuka Rakernas, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pendjaitan mengajak serta meminta seluruh Kepala Daerah di Indonesia untuk bersinergi dan serius dalam menyikapi persoalan sampah yang belum tuntas. (adv/klik)

 

BACA JUGA :
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Disetujui Dibahas Tahap Selanjutnya

Berita Terbaru

Scroll to Top