Proyek Rp199 Juta Milik Kejari Tak Selesai

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
TAK SELESAI: Bangunan miliki Kejari Banjarbaru per 21 November 2021.(klik)

Aliansyah Minta Kejaksaan Tegakkan Hukum

Klikalimantan.com, BANJARBARU– Hingga batas akhir pelaksaan proyek per tanggal 21 November 2021, pembangunan garasi barang bukti kendaraan roda empat milik Kejaksaan Negri (Kejari) Banjarbaru tidak selesai.

Kondisi tersebut mendapat reaksi keras dari Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatus Pemerintah dan Parlemen (KPKAPP) Kalsel.

Aliansyah, Ketua KPKAPP Kalsel kepada Klikalimantan.com menuding apa yang terjadi dengan pelaksaan proyek tersebut telah mempertontonkan betapa buruknya kinerja Kejari Banjarbaru dihadapan khalayak.

“Mengerjakan proyek dengan nilai kecil Rp199.400.000 saja mereka tidak becus, apalagi kalau proyek-proyek besar. Jelas, ini menjadi catatan buruk yang tidak etis diperlihatkan,” ujarnya, Senin 22 November 2021.

Ali pun mengingatkan kepada pihak Kejari Banjarbaru untuk menegakkan hukum seadil-adilnya.

“Kami hanya ingin tahu bagaimana hukum diberlakukan terhadap kalangan mereka sendiri, ketika menemui persoalan seperti ini,” ujarnya.

Menurut dia, selama ini pihak kejaksaan selalu tegas terhadap pihak lain jika mereka dapati ada kelalaian dalam pelaksaan sebuah pekerjaan proyek pembangunan.

“Salah sedikit, dipermasalahkan. Ibaratnya, hanya urusan paku sebilah bisa jadi masalah,” katanya.

Dengan adanya preseden buruk tersebut, Aliansyah meminta pihak aparat penegak hukum bekerja dikoridornya saja. Tidak perlu  ikut campur teknis pelaksaan proyek pembangunan.

“Bukan bidang dan keahliannya mereka masuk ke urusan teknis proyek, ranah mereka menegakkan hukum,” ujarnya.

Pantauan Klikalimantan.com di lapangan Minggu 21 November 2021, bangunan bertiang beton jajar 6 deret yang terletak di bagian ujung belakang Komplek Perkantoran Kejari Banjarbaru di Jalan Trikora Banjarbaru, tidak banyak perubahan dibanding tiga hari menjelang deadline.

Tidak ada aktivitas di sana. Yang terlihat hanya bangunan tak selesai dengan pemandangan tidak nyaman dilihat sebagaimana lajimnya sebuah pekerjaan proyek yang sedang dikerjakan.

BACA JUGA :
Banjir di Banjarbaru, BPBD Pakai Anggaran Karhutla

Seperti diberitakan, Kajari Banjarbaru melalui Kasi Pidsus Nala Arjhunto, S.H saat dikonfirmasi mengatakan proyek tersebut merupakan proyek swakelola.

“Lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke Kasubbim,” ujarnya melalui saluran telpon.

Kasubagbim Tjahyo Kusumo mengatakan dengan waktu tersisa tiga hari bangunan itu dipastikan selesai.

“InsyaAllah selesai,” katanya.

Dijelaskannya, proyek tersebut dilaksanakan karena penerimaan negara bukan pajak melebih target. Seluruh  satgab di wilayah Kalimantan Selatan sebut dia, diberikan kewenangan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan nilai sekitar dua ratus jutaan rupiah.

“Pekerjaannya dilaksanakan secara swakelola, yang dimulai dengan plang proyek. Tertulis disitu Rp199.400,000 yang sekarang masih dibelanjakan,” katanya.

Bagunan itu sendiri rencananya untuk menyimpan barang bukti mobil. Mobil kalau nanti kepanasan nilainya turun kalau dilelang. (yan/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top