Pemkab Banjar Kejar Ketertinggalan Cakupan Vaksinasi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Bupati Banjar H Saidi Mansyur

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus mengejar ketertinggalan cakupan vaksinasi. Data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes), hingga Selasa (23/11/2021) cakupan vaksinasi masih 23,06 persen. Sedangkan targetnya, akhir Desember nanti cakupan vaksinasi sudah harus 70 persen.

Untuk percepatan itu pula, digelar rapat koordinasi (rakor) dipimpin Bupati H Saidi Masnyur di Gedung Mahligai Sultan Adam. Rakor juga dihadiri Kapolres Banjar Doni Hadi Santoso, Kasdim 1006 Banjar, dan para camat se-Kabupaten Banjar.

Pada rakor dibahas berbagai kendala dan terobosan yang akan dilakukan semua pihak baik Pemkab Banjar, Polres dan Kodim serta para camat yang bertanggung jawab langsung di lapangan, bersama sama mencari solusi agar percepatan vaksinasi dapat tercapai.

Bupati Banjar Saidi Mansyur mengatakan, meskipun pelaksanaan vaksin di Kabupaten Banjar sudah sangat banyak, ternyata secara data angka naiknya cukup sedikit. Ada beberapa kendala teknis yang terjadi seperti pernah terjadi kesalahan input, yang harus menjadi perhatian agar kedepannya tak terjadi lagi. Secara khusus Saidi juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam pencapaian peningkatan vaksinasi di Kabupaten Banjar.

“Selaku penanggung jawab Satgas tentunya menginginkan mempunyai prestasi yang baik, maka telah disepakati akan diberikan reward kepada pelaksana program vaksinasi di kecamatan, namun ini bukanlah merupakan persaingan melainkan kompetitif dalam percepatan vaksinasi” ujar Saidi.

Dikatakan, hingga 22 November sudah lebih seratus ribu jiwa yang sudah di vaksin. Hal ini menjadi perhatian khususnya dinkes agar harmonisasi jangan menjadi kendala, terutama Puskesmas di Kecamatan harus melakukan koordinasi lebih baik lagi. “Semoga dengan temu koordinasi ini pelaksanaan capaian vaksinasi menjadi lebih baik pula nantinya” harap Saidi.

Lebih jauh dikatakannya, untuk evaluasi harus dalam bentuk presentasi, karena  diperlukan keseriusan dalam pendataan. Kepada rekanan di kecamatan juga harus aktif berkeliling dalam pendataan.

“Tidak menutup kemungkinan terget Presiden bisa kita capai, karena saat ini ketersediaan vaksin sudah cukup banyak, tinggal kita bersama sama mengatasi beberapa kendala baik minat warga, mendapat dukungan masyarakat, Insyaalah dari Forkopimda siap dalam percepatan vaksinasi ini” ujarnya.

Saidi memastikan kedepan juga akan dibuat edaran terkait percepatan vaksinasi serta beberapa inovasi, dengan harapan kedisiplinan masyarakat bisa optimal dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Banjar. (to/klik)