Disperindag Fasilitasi Indsutri Rumahan Kantogi P-IRT

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
TAMBAK ANYAR - Kue Tambak Anyar salah satu produk pangan olahan industri berbasis rumah tangga di Desa Tambak Anyar, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar yang banyak beredar di pasaran.

KLIKKALIMANTAN.COM – Produk pangan olahan industri rumahan banyak beredar di pasaran. Sebelum dipasarkan, industri kecil skala rumah tangga wajib memiliki sertifikat Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan.

Menurut Feryansyah, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar, Jumat (8/2/2019) menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Disperindag memfasilitasi pelaku usaha skala rumah tangga mendapatkan P-IRT.

Penting kepemilikan P-IRT, lanjutnya, Disperindag akan melaksanakan sosialisasi penyuluhan P-IRT kepada pelaku insdustri rumah yang akan dilaksanakan sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar.

Pada sosialisasi dan penyuluhan, kata Fery, Disperindag akan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes)  sebagai institusi yang mengeluarkan P-IRT. Ada juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin yang didatangkan.

“Diharapkan dengan adanya sosialisasi, pelaku industri rumah tangga mengetahui tatacara pembuatan sertifikat P-IRT untuk produk kemasan sehingga produk kemasan yang dipasarkan aman dikonsumsi,” katanya. (to/klik)

BACA JUGA :
Disperindag Banjar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg untuk Dapur Umum Posko Pengungsian Banjir

Berita Terbaru

Scroll to Top