Tiga Embung Tak Cukup, PUPR Banjarbaru Tambah Embung Baru di Gunung Kupang

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
MUBAZIR? - Keberadaan Embung Cempaka sepertinya tidak berfungsi dengan baik, sehingga dibutuhkan embung baru lagi.

Klikkalimantan.com, Banjarbaru – Keberadaan tiga embung di wilayah Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan sepertinya belum cukup. Buktinya kebutuhan mitigasi banjir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru akan membangun satu embung lagi di wilayah yang sama.

Untuk diketahui, saat ini Pemko Banjarbaru sudah mengeluarkan anggaran tidak sedikit untuk membangun Embung Gunung Kapur dan Embung Cempaka. Ditambah l;agi satu embung di kawasan perumahan Citra, Gunung Kupang Cempaka. Ironis karena setiap debit air hujan tinggi, ketiga embung tersebut seakan tidak berdaya dan pada gilirannya banjir bandang pun terjadi.

Subrianto, Kabid SDA PUPR Kota Banjarbaru

Subrianto, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kota Banjarbaru saat dikonfirmasi Klikkalimantan.com menjelaskan, pembangunan embung baru sedang dalam proses.

“Tujuannya untuk meminimalisir banjir yang sering terjadi di Cempaka, khususnya di  Kertak Baru, Cempaka, Banjarbaru,” jelasnya.

Ia menjelaskan, rencana ini sudah ada sejak 2020 lalu. Dari banyaknya rekomendasi yang ditawarkan, seperti membuat sodetan dan rekomendasi tersebut ditolak oleh warga. Munculah alternatif yaitu membuat embung baru, yaitu bertempat di Gunung Kupang.

“Dari rekomendasi yang ditawarkan yang disetujui adalah membangun embung dihulunya Kertak Baru, sehingga nantinya diharapkan embung tersebut mampu menampung air sehingga tidak luber ke Kertak Baru,” ujarnya kepada Klikkalimantan.com, Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan saat ini, lahan yang akan dibangun embung sudah ditentukan dan sedang proses inventaris lahan. Dari hasil kajian, mereka memerlukan luasan tanah yang akan digunakan nanti ialah sebesar 3 hektare, dengan kedalaman embung  sampai 4 meter.

“Anggaran untuk pembangunan embung sendiri sudah kami anggarkan sejak 2021 kemarin, yaitu sebesar Rp5 M. Tahun ini masih dalam pembebasan lahan, kemungkinan tahun depan baru menuju ke fisik,” jelas Subrianto.(kus/klik)

BACA JUGA :
‘Kampung Pejabat’ Banjarbaru yang Tak Seramai Dulu