RSD Idaman Luncurkan ‘Layanan Unggulan Hematologi – Onkologi’ di Momen Hari Thalassemia Sedunia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
LAYANAN UNGGULAN - RSD Idaman Banjarbaru meluncurkan ‘Layanan Unggulan Hematologi – Onkologi Anak (Thalassemia) di momen peringatan Hari Thalassemia Sedunia, Rabu (11/5/2022). (foto: humasrsdi/klik)

klikkalimantan.com, BANJARBARU – 8 Mei diperingati sebagai Hari Thalassemia Sedunia. Merangkai peringatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru meluncurkan ‘Layanan Unggulan Hematologi – Onkologi Anak (Thalassemia), Rabu (11/5/2022). Seremoni peluncuran dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, H Said Abdullah.

Menurut Sekda Said Abdullah, diluncurkannya Layanan Unggulan Hematologi – Onkologi di RSD Idaman ini sebagai sebagai bentuk kepedulian Pemko terhadap para pasien Thalassemia. “Kita peduli pada pasien Thalassemia,” ujarnya.

Disampaikan Sekda, diperlukan 120 – 160 kantong daerah saban bulannya untuk penanganan pasien Thalassemia di Kota Banjarbaru. Sebuah permasalahan yang diperlukan kerjasama banyak pihak untuk mengatasinya. Karena tak mungkin RSD Idaman banjarbaru dapat mengatasi sendiri.

Pada kegiatan yang juga dihadiri Plt Direktur RSD Idaman, dr Dhany Indrawardana, Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Dr H Mahpolah, dan Komandan Yonif 623, Mayor Infanteri Dimas Yamma Putra juga diisi pemaparan terkait Thalassemia oleh dr Harapan Parlindungan Ringoringo Sp A (K).

Dalam paparanya, dr Harapan Parlindungan menyampaikan, Thalassemia merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kelainan pada mekanisme produksi hemoglobin. Penyakit ini menurun secara genetic. Seorang anak lahir dari pasangan pengidap Thalassemia, 25 persen berisiko mewarisi penyakit dari orangtuanya.

Meski begitu, berbagai kemajuan di bidang penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan saat ini telah mengubah Thalassemia dari yang awalnya merupakan penyakit fatal, menjadi suatu kondisi yang dapat dikelola. “Sehingga angka harapan hidup penderita Thalassemia juga meningkat pesat dari pada sebelumnya,” kata dr Harapan.

Dia berharap, berbagai upaya dilakukan Pemko Banjarbaru dan RSD Idaman dalam penanganan pasien Thalassemia, salah satunya melalui ‘Layanan Unggulan Thalassemia’ ini berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. (to/klik)

BACA JUGA :
Indeks Implementasi Smart City Kota Banjarbaru Turun