Belum Tiga Bulan, Jembatan Paringin Retak Lagi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, PARINGIN – Jembatan Paringin yang ada Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Balangan retak. Sebelumnya retak juga terjadi pada jembatan berada di ruas jalan menghubungkan tiga provinsi; Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur ini.

Sebelumnya, retak juga terjadi pada jembatan yang rampung direnovasi Maret lalu. Sudah diperbaiki, namun kini retak lagi. Menangani sementara keretakan, diletakkan dua lembar plat baja di atas bagian yang retak sejak Selasa (21/6/2022) malam. Menutupi dengan plat baja sebagai penanganan darurat pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan pasca mengatahui adanya retakan.

Dihubungi sejumlah awak media, Pejabat Pembuat Komitmen pada BPJN Kalimantan Selatan , Dwi Wahyono memberikan penjelasan. “Ada perkuatan jembatan. Karena kami melihat ada retakan pada jembatan. Sementara, masih dilakukan evaluasi untuk penanganan lebih lanjut,” kata Dwi.

Menurutnya, pemasangan plat baja dilakukan sebagai material penguat jembatan dan pencegahan bertambahnya retakan.

Kondisi ini, retak dan lapisi plat baja, menuai keluh kesah warga. Faisal Rahman, seorang warga Paringin mengeluhkan kondisi jembatan yang sudah retak bahkan belum genap tiga bulan pasca rampung renovasi. Terlabih lagi jembatan ini urat nadi perekonomian dua kecamatan; Kecamatan Paringin Kota dan Paringin Selatan.

“Sangat disayangkan belum genap tiga bulan usai dibuka untuk umum jembatan paringin kembali retak. Diharapkan pihak terkait segera memperbaikinya karena jembatan ini jantung ekonomi warga dua kecamatan “ kata Faisal Rahman.

Dia juga berharap tidak ada lagi penutupan jembatan karena jalur alternatif dirasa sangat jauh untuk dilintasi. “Semoga tidak ada lagi penutupan jembatan paringin karena jalur alternatif sangat jauh dan jika cuaca hujan jalan yang kami lalui sangat becek,” pungkasnya. (mah/klik)

BACA JUGA :
123 Sekolah Keagamaan Terdampak Banjir, Komisi IV DPRD Banjar Kunker ke Kemenag RI