Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Banjar 2024 Ditarget 0 Persen

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyie saat memimpin rakor Penanggulangan Kemiskinan, Kamis (22/9/2022) di Aula Baiman Kantor Bappedalitbag Kabupaten Banjar. (foto: kominfo/klik)

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) Penanggulangan Kemiskinan, Kamis (22/9/2022) di Aula Baiman Kantor Bappedalitbag Kabupaten Banjar. Kegiatan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Banjar Habib Idrus Al Habsyie yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TPKP) Kabupaten Banjar.

Dipaparkan Wabup Habib Idrus, pada 2023 – 2024, Kabupaten Banjar akan menjadi salah satu lokus penanganan kemiskinan ekstrem secara nasional. Tergetnya, 0 persen kemiskinan ekstrem pada 2024.

Habib Idrus Al Habsyie juga menyampaikan apresiasinya kepada TKPK yang telah bekerja keras untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Banjar. Menurutnya, hasil kerja keras tersebut sudah bersama dirasakan hasilnya dengan berkurangnya jumlah masyarakat miskin dari tahun ke tahun sehingga berbagai program kemiskinan dan strategi yang telah dikembangkan harus diteruskan.

“Secara persentase penduduk miskin Kabupaten Banjar menduduki peringkat terendah dibanding dengan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Tetapi jika dibandingkan jumlah penduduk miskinnya masih berada pada urutan ketiga terbesar yaitu di angka 18. 067 jiwa,” ucap Habib.

Dia juga meminta agar TKPK mampu mendiagnosa kondisi kemiskinan dan kerentanan masyarakat di desa miskin ekstrem yang disokong masing-masing. Pun dengan Bappedalitbang selaku sekretariat TKPK, segera menyusun laporan pelaksanaan penangulangan kemiskinan kepada TKPK Provinsi Kalsel. Selanjutnya akan diteruskan ke Satwapres dan lintas sektor selaku anggota TKPK dapat mendukung untuk memberikan data dan informasinya. (to/klik)

BACA JUGA :
Pemekaran Gambut Raya Dipastikan Tidak Berimplikasi Memiskinkan Kabupaten Banjar