Lakalantas Arus Mudik di Kabupaten Banjar Meningkat

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

KLIKKALIMANTAN.COM – Jajaran Polres Banjar bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Kodim 1006 Martapura, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar yang tergabung dalam Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H saksikan Video Coference Analisa dan Evaluasi Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2019 dari Mabes Polri di ruang Command Center Polres Banjar, Selasa (18/6/2019).

Berdasarkan laporan Kepala Koorlantas Mabes Polri Irjen Pol Refdi Andri melalui video conferensi yang disaksikan seluruh jajaran Kepolisian Indonesia bersama intansi terkait, Kapolres Banjar AKPB Takdir Mattanete melalui Kasatlantas AKP Indra Agung Perdana mengatakan, pengamanan arus mudik yang digelar selama 13 hari yakni, dari 29-10 Juni 2019 tersebut berjalan dengan lancar. Bahkan kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pun menurun hingga 56 persen secara nasional.

“Di Kabupaten Banjar sendiri untuk laka lantas secara kualitas pun menurun, artinya tidak ada korban yang meninggal. Namun secara kuantitas laka lantas naik dari tahun sebelumnya hanya ada 1 lakalantas, di arus mudik lebaran kali ini ada 7 lakalantas yang terjadi,” ujar Kasat Lantas Polres Banjar yang kerab disapa Indra.

Dikatakan Indra, untuk tindak kriminalitas selama Operasi Terpusat Ketupat Intan 2019 yang diperpanjang selama 6 hari tersebut pun menurun dari tahun sebelumnya terjadi 12 tindak kejahatan, di 2019 kali ini hanya terjadi 11 tindak kejahatan.

“Bagitupun dengan kejadian konvensional dapat kita tekan pada Operasi Terpusat Ketupat Intan 2019 kali ini,” tandasnya.

Indra pun menjelaskan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat arus mudik dan arus balik lebaran di tahun mendatang, pihaknya akan menugaskan personel khusus selain Pos Pam di walayah yang sering terjadi kemacetan.

“Serta memberlakukan one way atau controlflow, utamanya di Jalan A Yani Kecamatan Astambul karena disana terjadi penyempitan jalur. Serta bagi kendaraan bermuatan besar akan kami imbau bersama Polres Banjarbaru untuk menahannya pada jam-jam aktif, dan baru boleh melintas saat sore dan malam hari,” jalsanya. (zai/klik)

BACA JUGA :
PPKM Mikro dan Normalisasi Sungai di Kota Banjarmasin Terus Digalakkan

Berita Terbaru

Scroll to Top